Mayoritas Anggota Partai Republik Puas dengan Kinerja Trump

Kompas.com - 16/01/2018, 14:35 WIB
Calon presiden Donald Trump di panggung Konvensi Nasional Partai Republik di Quicken Loans Arena, Cleveland, Ohio, Senin (18/7/2016). ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP Calon presiden Donald Trump di panggung Konvensi Nasional Partai Republik di Quicken Loans Arena, Cleveland, Ohio, Senin (18/7/2016).
|
EditorVeronika Yasinta


WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Mayoritas anggota Partai Republik mengaku puas dengan pencapaian Amerika Serikat di bawah kendali presiden Donald Trump.

Dalam sebuah survei yang dirilis oleh Galup, Senin (15/1/2018), angka kepuasan tersebut merupakan yang tertinggi sejak 2007.

Survei tersebut menunjukkan sebanyak 61 persen anggota Partai Republik puas dengan berbagai hal yang telah dicapai oleh pemerintah.

Sementara itu, hanya enam persen anggota Partai Demokrat dan 7 persen dari independen yang berpendapat sama.

Baca juga : Trump Terancam Digugat Partainya Sendiri, Partai Republik

Berdasarkan data dari jumlah sampel anggota Partai Republik dalam survei yang digelar pada 2-7 Januari 2018, satu dari empat orang menyatakan sangat puas dengan pencapaian negara saat ini.

Sebanyak 23 persen anggota Partai Republik justru mengaku tidak puas dan 15 persen lainnya menyatakan sangat tidak puas.

Angka tersebut juga memperlihatkan penurunan kepuasan anggota Partai Demokrat sejak pelantikan Trump.

Faktor kunci dalam peningkatan kepuasan dari Partai Republik berasal dari kebijakan reformasi pajak Trump yang lolos di Kongres. Di sisi lain, program kesehatan dan imigrasi dinilai justru mengecewakan.

Baca juga : Partai Republik AS Dipastikan Kembali Berjaya

Secara nasional, 29 persen penduduk AS menyatakan puas dengan pencapaian pemerintah, dan 69 persen mengaku tidak puas.

Pada akhir tahun lalu, Galup juga pernah merilis tokoh yang paling digemari oleh masyarakat berdasarkan jajak pendapat.

Hasilnya, Barack Obama dan Hillary Clinton sebagai pria dan perempuan paling dikagumi di Amerika Serikat.

Sebanyak 17 persen rakyat AS menyebut Obama sebagai pria yang paling mereka kagumi, sementara posisi kedua ditempat Trump dengan raihan 14 persen.



Sumber Newsweek
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X