Helikopter Jatuh di Laut Arab, Enam Tewas Satu Hilang

Kompas.com - 14/01/2018, 20:18 WIB
Helikopter jenis Dauphin AS365 N3 bermesin ganda yang jatuh di Laut Arab, Sabtu (13/1/2018), membawa lima penumpang dan dua pilot. Youtube ImageHelikopter jenis Dauphin AS365 N3 bermesin ganda yang jatuh di Laut Arab, Sabtu (13/1/2018), membawa lima penumpang dan dua pilot.
|
EditorAgni Vidya Perdana

MUMBAI, KOMPAS.com - Helikopter yang membawa karyawan perusahaan minyak India terjatuh di Laut Arab. Enam jenazah penumpang telah ditemukan, sementara satu masih hilang.

Helikopter membawa lima penumpang pegawai perusahaan minyak dan dua pilot. Mereka terbang dari bandara Juhu di Mumbai, India pada Sabtu (13/1/2018) pagi dengan tujuan kilang minyak Bombay High yang berjarak 176 kilometer dari lepas pantai.

Mengutip dari Times of India, helikopter bertolak dari bandara Juhu pada sekitar 10.14 pagi waktu setempat. Kontak terakhir pada pukul 10.33 pagi sebelum akhirnya hilang.

Baca juga: Helikopter Militer AS Dua Kali Mendarat Darurat di Okinawa

Sekitar satu jam setelah helikopter lepas landas dan tidak kunjung tiba di tujuan, perusahaan minyak India ONGC menghubungi penjaga pantai yang langsung menggelar pencarian.

Jenazah pertama ditemukan pada pukul 14.30 waktu setempat. Hingga malam tiba, baru enam jenazah yang ditemukan.

"Sejauh ini pihak rumah sakit menginformasikan telah ada enam jenazah yang ditemukan dari lokasi jatuhnya helikopter. Satu orang lainnya masih hilang," kata BP Sharma, pemimpin perusahaan helikopter Pawan Hans.

"Proses pencarian masih terus dilakukan hingga malam dan masih berlangsung. Sejumlah bagian helikopter juga telah ditemukan." tambahnya.

Baca juga: Helikopter Rusia Jatuh di Suriah, Dua Pilot Tewas

Angkatan Laut bersama penjaga pantai memberangkatkan kapal dan juga pesawat untuk proses pencarian.

Sementara, Menteri Penerbangan Sipil India mengatakan investigasi terkait kecelakaan tersebut akan segera dilakukan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X