Kompas.com - 13/01/2018, 18:26 WIB
Anak singa ini menuntun penjaga menemukan bangkai ibunya di sebuah bukit BBCAnak singa ini menuntun penjaga menemukan bangkai ibunya di sebuah bukit
|
EditorVeronika Yasinta

STOCKHOLM, KOMPAS.com - Sebuah kebun binatang di Swedia telah membunuh 9 anak singa yang sehat dalam enam tahun terakhir.

Dilansir dari Metro, Jumat (12/1/2018), kebun binatang Boras Djupark di Swedia mematikan predator muda itu karena akan terus tumbuh besar, sementara staf tidak bisa menjual atau memindahkan bayi-bayi singa tersebut.

Sebanyak 9 anak singa dibunuh sejak 2012 hingga 2018. Direktur kebun binatang, Bo Kjellson mengatakan pihaknya diberi pilihan terkait binatang apa yang harus disingkirkan, dan pilihannya jatuh kepada anak-anak singa.

Baca juga : Kesulitan Dana, Kebun Binatang di Gaza Jual Tiga Anak Singa

Berbicara kepada saluran televisi Swedia, SVT, dia menyatakan anak singa biasanya dibunuh pada usia dua tahun.

"Pada saat itu, kami telah mencoba untuk menjual atau merelokasinya ke kebun binatang sejak sudah lama, tapi sayangnya, tidak ada kebun binatang yang memungkinkan menerima mereka," katanya.

"Ketika mereka semakin agresif dan bertambah besar, kami harus menyingkirkan beberapa binatang. Dan mereka yang disingkirkan," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

9 anak singa yang dibunuh bernama Potter, Weasley, Simba, Rafiki, Nala, Sarabi, Kiara, Kovu, dan Banzai.

Baca juga : Singa Gua dari Zaman Es Ditemukan, Masih Sempurna dan Bisa Dikloning

Simba, Rafiki, Nala, dan Sarabi dimusnahkan pada 2013, saat berusia setahun lebih. Sementara Kiara, Banzai, dan Kovi mati pada 2015. Dua lainnya, Potter dan Weasley lahir pada 2016. Sementara, saudara mereka Granger dan Dolores.

The Independent melaporkan pengelola kebun binatang belum yakin apa yang akan terjadi dengan singa-singa lainnya.

"Itu akan kita lihat di masa depan. Beberapa di antaranya mungkin menjadi kelebihan jumlah hewan, dan kemudian kami akan mencoba menempatkannya di tempat lain. Bisa jadi kita harus membunuh mereka," kata Kjellson.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.