Pertama Kali, Perempuan Saudi Tonton Pertandingan Bola di Stadion

Kompas.com - 13/01/2018, 12:12 WIB
Perempuan di Arab Saudi menyaksikan pertandingan sepak bola untuk pertama kalinya di Stadion King Abdullah Sports City di Jeddah, Jumat (12/1/2018). (CNN) Perempuan di Arab Saudi menyaksikan pertandingan sepak bola untuk pertama kalinya di Stadion King Abdullah Sports City di Jeddah, Jumat (12/1/2018). (CNN)
|
EditorVeronika Yasinta

JEDDAH, KOMPAS.com - Para perempuan penggemar sepak bola di Arab Saudi menghadiri pertandingan pertama mereka pada Jumat (12/1/2018) di stadion King Abdullah Sports City di Jeddah.

Dilansir dari CNN, pertandingan itu merupakan pertama kalinya bagi perhelatan olahraga besar yang terbuka untuk perempuan di kerajaan Saudi.

Reformasi ambisius oleh putra mahkota Saudi Mohammed bin Salman pada Oktober 2017 telah melonggarkan aturan ketat tentang pemisahan gender.

"Hari ini, Anda membawa kebahagiaan kepada setiap keluarga dan perempuan di Saudi yang menghadiri pertandingan pertama mereka," kata Reema Bandar Al Saud, wakil otoritas olahraga.


Baca juga : Arab Saudi Umumkan Stadion Terbuka bagi Perempuan Jumat

Reformasi itu telah membuka stadion King Fahd di Riyadh, stadion Raja Abdullah Sport City di Jeddah, dan stadion Pangeran Mohammed Bin Fahd di Dammam untuk seluruh perempuan dan keluarga. Sebelumya, ketiga stadion itu hanya untuk laki-laki saja.

Pada Jumat kemarin, para penonton, termasuk perempuan terlihat bersorak saat menyakiskan pertandingan antara Al Ahli FC dan Al Batin FC di Liga Profesional Saudi.

Otoritas bidang olahraga di Saudi telah menyediakan semua akomodasi untuk menciptakan lingkungan olahraga yang atraktif bagi keluarga dan menyediakan semua kebutuhan untuk menjamin privasi mereka.

Baca juga : Protes Anti-penghematan, Arab Saudi Tahan 11 Pangeran Kerajaan

Pintu masuk keluarga tetap dibuka oleh petugas perempuan di gerbang. Stadion ini juga membuka area shalat, kafe, dan medis khusus perempuan.

Kerajaan Saudi juga sedang membangun pilar baru, termasuk pemberdayaan pemuda, organisasi sosial, dan pemberdayaan perempuan. Negara tersebut berkeinginan untuk meningkatkan partisipasi perempuan di pasar kerja dan aspek kehidupan lainnya.

Baca juga : Menanjak, Jumlah Perempuan Saudi yang Bekerja

Sebelumnya, perempuan di Saudi telah mendapat pengalaman langka dengan datang ke stadion pada 23 September 2017.

Saat itu, mereka hadir di Stadion King Fahd untuk merayakan hari kelahiran Kerajaan Saudi

Sejak Pangeran Mohammed menjadi putra mahkota, Saudi yang dikenal konservatif perlahan-lahan mulai moderat.

Sebelum memperbolehkan perempuan datang ke stadion, Saudi terlebih dahulu mengizinkan perempuan mengendarai mobil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X