Dokter di China Minta Tambahan Biaya dari Pasien yang Tengah Dibedah

Kompas.com - 12/01/2018, 18:04 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi
|
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com - Entah apa yang ada di benak seorang dokter bedah di wilayah timur laut China ini.

Dokter tersebut dikabarkan meminta uang tambahan kepada pasien yang sedang sedang dibedahnya. Demikian disampaikan media setempat.

Pasien berusia 20 tahun itu disebut bernama Jiang Meng dan didiagnosa menderita erosi serviks oleh dokter di sebuah rumah sakit di Dalian, provinsi Liaoning, China.

Harian New Culture Daily edisi Jumat (12/1/2018) mengabarkan, dokter bermarga Wang itu mengatakan Jiang harus menjalani pembedahan sesegera mungkin.

Baca juga : Dokter China, Pasang Tangan yang Putus di Kaki Korban

Mendapat penjelasan itu, perempuan tersebut langsung menyetujui langkah medis yang harus dilakukan.

Namun, saat pembedahan yang hanya membutuhkan pembiusan lokal itu dilakukan, sang dokter memberi tahu bahwa Jiang mengalami masalah kesehatan lain yang harus segera ditangani.

Namun, tidak dijelaskan apakah yang menyampaikan hal tersebutu kepada Jiang adalah dokter Wang atau dokter lainnya.

Dokter bedah itu kemudian menyodorkan selembar kartu yang dilengkapi kode QR sambil mengatakan prosedur tambahan itu membutuhkan biaya 1.860 yuan atau sekitar Rp 3,8 juta.

Jiang kemudian menggunakan akun WeChat Pay miliknya untuk membayar sebagian biaya itu, karena dia hanya memiliki 600 yuan di rekeningnya.

Dia berjanji akan membayar sisanya setelah penanganan medis selesai dilakukan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber SCMP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X