Militer Israel Disebut Bunuh 8 Warga Sipil Palestina Tak Bersenjata

Kompas.com - 12/01/2018, 13:39 WIB
Remaja perempuan Palestina membentak tentara Israel saat aksi demonstrasi di Tepi Barat pada 12 Mei 2017 lalu. Warga Palestina termasuk perempuan dan anak-anak kerap terlihat ikut dalam aksi menentang negara Yahudi tersebut. Abbas Momani / AFPRemaja perempuan Palestina membentak tentara Israel saat aksi demonstrasi di Tepi Barat pada 12 Mei 2017 lalu. Warga Palestina termasuk perempuan dan anak-anak kerap terlihat ikut dalam aksi menentang negara Yahudi tersebut.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

TEL AVIV, KOMPAS.com - Militer Israel dilaporkan membunuh warga Palestina tak bersenjata, dan sama sekali tidak memberi ancaman kepada mereka.

Pernyataan tersebut dilontarkan lembaga swadaya masyarakat yang berbasis di Tel Aviv, B'Tselem, seperti dikutip harian Al Resalah via Middle East Monitor Kamis (11/1/2018).

B'Tselem berujar, tindakan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tersebut ketika demonstrasi di perbatasan Jalur Gaza.

Baca juga : Terkait Yerusalem, Intel Mesir Bujuk Bintang TV untuk Dukung Trump

Dalam demo menolak pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel (6/12/2017), IDF menggunakan peluru tajam untuk menghalau pengunjuk rasa.

Akibatnya, sepuluh orang demonstran Palestina tewas, dan ratusan pengunjuk rasa lainnya terluka.

"Delapan di antara 10 korban adalah warga sipil tak bersenjata yang bahkan tidak memberi ancaman kepada militer," ulas B'Tselem dalam keterangannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

B'Tselem melanjutkan, kedelapan warga sipil tersebut hanya ikut dalam rombongan demonstran.

"Meski penggunaan peluru tajam melanggar hukum, kami yakin kasus ini bakal diproses tanpa ada kejelasan," beber B'Tselem.

Sementara itu, warga Palestina kembali bentrok dengan IDF di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

The Jerusalem Post mewartakan, dalam bentrokan tersebut, dua remaja Palestina tewas terkena tembakan IDF.

Remaja pertama bernama Amir Abd Abu Musaid (16). Dia tertembak di dada ketika berdemo di Jalur Gaza.

Sementara remaja kedua, Ali Amr Nimr Qeeno (16), tewas di Burin, sebuah desa yang terletak di Tepi Barat.

Baca juga : Presiden Palestina: Yerusalem Tidak untuk Dijual!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.