Para Pangeran Saudi yang Ditangkap Dipindahkan ke Penjara Superketat

Kompas.com - 12/01/2018, 12:44 WIB
Hotel Ritz-Carlton, Riyadh. Middle East MonitorHotel Ritz-Carlton, Riyadh.
|
EditorErvan Hardoko

RIYADH, KOMPAS.com — Pemerintah Arab Saudi dikabarkan telah memindahkan sejumlah pangeran, mantan pejabat, dan pengusaha yang selama ini ditahan di Hotel Ritz-Carlton, Riyadh, Arab Saudi.

Para tahanan elite ini kemudian dipindahkan ke penjara Al-Ha'ir yang terletak di sebelah selatan kota Riyadh. Demikian situs berita Al-Araby Al-Jadeed mengabarkan.

Sejumlah sumber kepada situs berita itu mengatakan, hampir 60 tahanan dipindahkan ke penjara superketat tersebut.

Beberapa nama ternama yang dipindahkan ke penjara itu antara lain Pangeran Al-Waleed bin Talal, Pangeran Turki bin Abdullah, dan beberapa pejabat pemerintah.

Baca juga: Siapa Pangeran Al-Waleed bin Talal yang Ditangkap Pemerintah Saudi?

Mereka yang dipindahkan ke penjara superketat itu adalah mereka yang menolak membayar uang dalam jumlah besar agar dilepaskan dari tahanan.

Penjara Al-Ha'ir selama ini digunakan Pemerintah Arab Saudi untuk memenjarakan para aktivis dan politisi yang menuntut reformasi selain para terpidana kasus terorisme.

Awal pekan ini, Pemerintah Arab Saudi memindahkan 11 pangeran yang ditahan di Istana Al-Hakam, Riyadh, ke penjara yang sama.

Menurut sejumlah saksi mata, aparat keamanan, termasuk polisi, Garda Kerajaan, dan unit-unit angkatan darat yang menjaga Ritz-Carlton, selama hampir dua bulan sudah tak terlihat.

Sementara lewat situs resminya, hotel mewah itu mengatakan sudah kembali melayani pemesanan kamar secara online mulai bulan depan.

Tahun lalu, Pemerintah Arab Saudi menahan lebih dari 200 pangeran dan pejabat senior dalam sebuah operasi "antikorupsi".

Pemerintah Arab Saudi tampaknya mencoba menukar kebebasan para pangeran itu dengan uang yang diharap bisa mencapai 100 juta dlolar AS.

Baca juga: Karena Rekaman Suara, Seorang Pangeran Saudi Dipecat dan Ditangkap



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X