Etiopia Sahkan Larangan Adopsi Anak oleh Warga Asing - Kompas.com

Etiopia Sahkan Larangan Adopsi Anak oleh Warga Asing

Kompas.com - 11/01/2018, 17:16 WIB
Anak-anak Etiopia banyak yang diadopsi keluarga asing, terutama asal AS, dan dibawa ke luar negeri.Zacharias Abubeker / AFP Anak-anak Etiopia banyak yang diadopsi keluarga asing, terutama asal AS, dan dibawa ke luar negeri.

ADDIS ABABA, KOMPAS.com - Parlemen Etiopia telah menyetujui larangan adopsi anak Etiopia oleh warga negara asing. Larangan itu menyusul adanya kekhawatiran akan perlakuan buruk terhadap anak-anak itu di luar negeri.

Larangan tersebut sempat pendapat pertentangan dari anggota parlemen yang khawatir dengan kurangnya pusat penanganan anak di Etiopia yang dapat menangani anak-anak yatim.

Etiopia masuk ke dalam 10 negara teratas tujuan orangtua atau pasangan asal AS yang ingin mengadopsi anak.

Baca juga: Adopsi Bayi di Kardus, Bupati Cellica Sebut Tak Akan Pilih Kasih

Namun pada 2011 muncul kasus kematian karena kekerasan dalam rumah tangga dengan korban anak kelahiran Etiopia yang diadopsi keluarga asal AS.

Kasus itu menyebabkan menurunnya adopsi anak di Etiopia oleh keluarga asing hingga 90 persen.

Dilansir New York Daily News, kebijakan nasional untuk anak Etiopia terbaru mengatakan anak-anak yatim harus tinggal dan besar di tanah air mereka dengan mengenal serta menghormati budaya dan tradisi mereka.

"Mereka harus diadopsi secara lokal atau didukung wali membantu mereka untuk dapat bertemu dengan orangtua ataupun keluarga biologis mereka," bunyi kebijakan itu.

Pejabat urusan hukum di dewan legislatif Petros Woldensenbet turut mendukung larangan adopsi oleh warga asing yang dipandangnya akan membantu meringankan masalah identitas dan psikologis anak-anak.

Data dari Departemen Luar Negeri, jumlah anak Etiopia yang diadopsi keluarga AS menurun hingga lima persen di 2016 menjadi hanya 5.372 anak.

Jumlah itu bisa kembali meningkat seandainya komunitas adopsi di AS membantu mengatasi kekhawatiran banyak pihak terkait etika dan pengawasan.

Baca juga: Calon Orang Tua Asuh Diuji 6 Bulan Sebelum Rawat Anak Adopsi


EditorAgni Vidya Perdana
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X