Milisi Houthi Jarah Tempat Penukaran Mata Uang di Yaman - Kompas.com

Milisi Houthi Jarah Tempat Penukaran Mata Uang di Yaman

Kompas.com - 11/01/2018, 16:04 WIB
Pria persenjata yang diduga anggota milisi Houthi terekam kamera pengawas tengah menodongkan senjata saat menjarah kantor penukaran uang di Sanaa.Al Arabiya Pria persenjata yang diduga anggota milisi Houthi terekam kamera pengawas tengah menodongkan senjata saat menjarah kantor penukaran uang di Sanaa.

SANAA, KOMPAS.com - Milisi Houthi terekam kamera pengawas saat menyerbu masuk dan menjarah kantor penukaran mata uang di Sanaa, Selasa (9/1/2018).

Saksi mata mengatakan, sekelompok pria bersenjata datang dengan menggunakan lima kendaraan lapis baja dan langsung menyerbu masuk kantor penukaran uang al-Kuraimi di Sanaa, tepat menjelang jam operasional kantor berakhir.

Para anggota milisi Houthi itu melumpuhkan kamera pengawas dan lantas menjarah semua uang yang ada. Mereka juga mengangkut sejumlah komputer dan perangkat elektronik lainnya, serta menyerang karyawan.

Baca juga: Detik-detik Jet Tempur Saudi Dihantam Misil Houthi Terekam Kamera

"Mereka keluar sambil membawa tas besar yang kemungkinan berisi uang hasil jarahan. Jumlahnya mungkin jutaan," kata saksi mata dilansir dari Al Arabiya.

Laporan dari kepolisian mengungkapkan, milisi Houthi tidak hanya mendatangi satu kantor penukaran uang. Setidaknya dua tempat lainnya juga menjadi sasaran, yakni kantor penukaran uang al-Sayfi dan Soueid, juga di Sanaa.

Pakar perbankan menyebut aksi yang dilancarkan mili Houthi sebagai rencana sistematis untuk menghancurkan sektor perbankan.

Beberapa sumber perbankan mengatakan, Houthi membenarkan tindakannya dengan mengklaim bahwa mereka sedang berusaha melindungi mata uang riyal Yaman.

Klaim yang mengejutkan dan membuat heran para pakar. Mereka bertanya-tanya bagaimana penjarahan uang dapat melindungi dari menurunnya nilai sebuah mata uang.

Sementara itu, kabar lain mengatakan milisi Houthi telah menculik para pedagang di Ibb setelah mereka menolak membayar untuk "biaya perang".

Sumber lokal mengatakan, di antara orang yang diculik terdapat tiga pedagang emas. Mereka diidentifikasi sebagai Mohammed al-Sanaa, Khalil al-Qudaimi dan Abdulmalik Abu al-Rijal.

Baca juga: Terus Terdesak, Houthi Ancam Cegat Kapal yang Lewat di Laut Merah


EditorAgni Vidya Perdana
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X