Kompas.com - 11/01/2018, 15:34 WIB
|
EditorErvan Hardoko

ROMA, KOMPAS.com - Niat baik seseorang belum tentu ditanggapi positif sebagian orang lainnya. Itulah yang menimpa Paus Fransiskus.

Pada Rabu (10/1/2018), Paus Fransiskus memutuskan untuk menraktir sekitar 2.100 warga miskin Roma untuk menyaksikan Sirkus Medrano, di pinggiran kota Roma.

Namun, siapa sangka langkah Paus Fransiskus malah menuai kecaman dari para aktivis hak-hak binatang karena menganggap keputusan Paus ini sebagai dukungan terhadap eksploitasi hewan.

Vatikan menjadwalkan kegiatan ini pada Kamis (11/1/2018) siang. Mereka yang ditraktir menonton adalah warga miskin, tunawisma, sekelompok narapidana, anak-anak miskin, dan para sukarelawan.

Baca juga : Paus Fransiskus: Jangan Padamkan Harapan Para Imigran dan Pengungsi

"Kami amat terkejut Vatikan melakukan hal ini," kata Gaia Angelini, dari kelompok pelindung hewan LAV.

Gaia mengatakan, penggunaan hewan di sirkus sudah dihapuskan di banyak negara termasuk Italia.

Sebab, kini banyak pihak memahami bahwa menaruh hewan-hewan itu di dalam kandang dan selalu berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain membuat para hewan menderita.

"Sangat mengejutkan sebuah tindakan yang ditujukan untuk menunjukkan solidaritas juga melibatkan eksploitasi terhadap makhluk terlemah, dalam hal ini hewan," tambah Gaia kepada kantor berita Reuters.

Pada 2016, pengadilan kota Padua di wilayah utara Italia menjatuhkan hukuman percobaan selama delapan bulan untuk seorang pengelola sirkus yang dituduh memperlakukan hewan-hewannya secara semena-mena.

Salavatore Mendola, manajer sekaligus juru bicara sirkus, mengatakan, tuduhan itu tak terbukti dan kasusnya masih bergulir di pengadilan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.