Tahun Ini, India Kembali Berangkatkan Jamaah Haji lewat Jalur Laut - Kompas.com

Tahun Ini, India Kembali Berangkatkan Jamaah Haji lewat Jalur Laut

Kompas.com - 11/01/2018, 15:19 WIB
Jamaah haji asal India melambaikan tangan ke arah keluarga yang mengantar saat di bandara internasional Sardar Vallabhbhai Patel di Ahmedabad, Oktober 2010.Sam Panthaky / AFP Jamaah haji asal India melambaikan tangan ke arah keluarga yang mengantar saat di bandara internasional Sardar Vallabhbhai Patel di Ahmedabad, Oktober 2010.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Jamaah haji asal India mulai tahun ini kembali dapat memilih rute perjalanan melalui jalur laut untuk menuju ke tanah suci.

Pemerintah Arab Saudi dan India telah sepakat untuk membuka kembali rute perjalanan kapal dari pelabuhan India ke Jeddah yang telah ditutup selama 22 tahun.

India sebagai negara dengan pemeluk agama Islam terbesar kedua di dunia memang sempat memberangkatkan jamaah haji melalui laut sebelum dihapuskan pemerintah pada 1995.

Saat itu perjalanan kapal dari Mumbai menuju Jeddah dapat memakan waktu hingga 12 hari. Bahkan tak jarang harus menghadapi cuaca buruk di tengah laut.

Namun kini, sejumlah kapal pesiar dengan fasilitas modern siap diberangkatkan dari pelabuhan Mumbai, Kolkata dan Kochi dengan waktu perjalanan hanya 2-3 hari.

Sekali pemberangkatan, kapal pesiar haji dapat membawa hingga 5.000 jamaah.

Baca juga: Mengenal Taj Mahal di India, Obyek Wisata yang Dikunjungi Raisa-Hamish

Menteri Urusan Minoritas India Mukhtar Abbas Naqvi telah mengumumkan kembali dibukanya pemberangkatan jamaah haji melalui jalur laut tersebut yang juga akan menekan biaya perjalanan hingga 50 persen.

"Ini adalah langkah yang revolusioner dan ramah terhadap para jamaah haji," kata Naqvi dilansir Al Arabiya, Rabu (10/1/2018).

Selama berabad-abad sebelumnya, India memberangkatkan jamaah haji melalui jalur laut dan darat dengan melewati Pakistan dan Iran.

Namun jumlah jamaah yang berangkat menggunakan kapal semakin menurun dari tahun ke tahun, hingga terakhir di tahun 1994 hanya ada 4.700 jamaah.

Akhirnya pada 1995, pemerintah India menghentikan pelayanan pemberangkatan jamaah haji lewat jalur laut, menyisakan pilihan hanya melalui jalur udara.

Akan tetapi jumlah jamaah kembali meningkat dan tahun 2006 mencapai 157.000 jamaah. Bahkan tahun ini Arab Saudi memberi jatah kepada India 170.000 jamaah.

Baca juga: Selamatkan Taj Mahal, India Berencana Kurangi Turis Lokal


EditorAgni Vidya Perdana
Komentar

Close Ads X