AS Sahkan Penjualan Alutsista Anti-Rudal Balistik ke Jepang

Kompas.com - 10/01/2018, 18:35 WIB
Korut unjuk kekuatan melawan kemungkinan adanya agresi negara lain, terutama yang disangka Amerika Serikat. EPA/BBCKorut unjuk kekuatan melawan kemungkinan adanya agresi negara lain, terutama yang disangka Amerika Serikat.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan Amerika Serikat ( AS) mengumumkan pengesahan penjualan persenjatan baru ke Jepang.

Penjualan tersebut merupakan bentuk komitmen menangkal aktivitas uji coba senjata yang tengah dilakukan Korea Utara ( Korut)

Seperti diberitakan CNN Rabu (10/1/2018), Jepang membeli paket pertahanan anti- rudal balistik senilai 133,3 juta dolar AS, atau sekitar Rp 1,7 triliun.

Pembelian tersebut mencakup empat Standard Missile-3 (SM-3) Block IIA, empat tabung misile MK29, disertai layanan perawatan dan suku cadang.


Baca juga : Sistem Misil Baru Jepang Bakal Beroperasi 2023

SM-3 adalah sistem pertahanan udara yang bisa dipasang di kapal fregat kelas Aegis, atau di darat via stasiun Aegis Ashore.

Dalam pernyataan resminya, kementerian pertahanan menjelaskan bahwa penjualan itu bentuk komitmen Presiden Donald Trump dalam menyediakan pertahanan kepada negara sekutu.

"Penjualan ini berkontribusi dalam mencegah ancaman rudal balistik ke Jepang dan kawasan barat Pasifik," ujar kementerian.

SM-3 bakal menjadi tambahan kekuatan baru Negeri Sakura setelah pada Desember 2017, parlemen menyetujui pembelian dua stasiun Aegis Ashore.

Pembangunan sistem pencegat rudal balistik itu dilaporkan bakal menelan anggaran 2 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 27 triliun.

AFP Estimasi jangkauan rudal Korea Utara

"Sistem itu kemungkinan baru beroperasi pada 2023 mendatang," ujar sumber yang merumuskan proposal tersebut.

Sepanjang 2017, Korut melakukan serangkaian uji coba persenjataan, baik nuklir maupun rudal balistik.

Pada 3 September 2017 di situs nuklir Punggye-ri, Korut mencoba nuklir terkuatnya, bom hidrogen atau termonuklir.

Terakhir, Pyongyang meluncurkan rudal balistik antar-benua (ICBM) bernama Hwasong-15 di 29 November 2017.

Rudal tersebut diklaim bisa menempuh jarak 13.000 kilometer, dan bisa menembus seluruh daratan utama Negeri Paman Sam.

Baca juga : Jepang Naikkan Anggaran Militer untuk Tangkal Korea Utara

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk 'Person of the Year' Versi TIME

Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk "Person of the Year" Versi TIME

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X