Kompas.com - 10/01/2018, 10:22 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

BANGKOK, KOMPAS.com - Para pemilik perangkat drone atau pesawat nirawak yang ingin menerbangkannya di wilayah Thailand wajib mendaftarkannya terlebih dahulu.

Peraturan tersebut telah diumumkan pemerintah Thailand pada Oktober 2017 lalu dan mulai diberlakukan awal pekan ini, tepatnya Selasa (9/1/2018).

Jika kedapatan menerbangkan drone yang belum didaftarkan, pemiliknya terancam sanksi denda hingga 100.000 baht (sekitar Rp 44 juta) atau penjara hingga lima tahun.

Aturan tersebut berlaku untuk semua penggunaan mulai dari tujuan komersial, rekreasi maupun penelitian, dan harus dipatuhi baik warga Thailand maupun wisatawan, termasuk media.

Baca juga: Militer Korea Selatan akan Bentuk Unit Tempur Pesawat Nirawak

"Semua jenis drone, kecuali mainan, wajib didaftarkan," kata pejabat Kantor Penyiaran dan Telekomunikasi Nasional (NBTC) kepada AFP.

Perangkat drone yang digolongkan sebagai mainan yakni yang memiliki bobot di bawah 250 gram. Batasan tersebut mengikuti peraturan yang diterbitkan AS.

Proses pendaftaran perangkat drone mengharuskan penggunanya memiliki lisensi dari Otoritas Penerbangan Sipil Thailand.

Hingga data terakhir yang dilansir AFP, sudah ada hampir 8.000 perangkat pesawat nirawak yang terdaftar di otoritas tersebut.

Adanya aturan ketat itu menyusul semakin banyaknya perangkat drone yang semakin bebas diterbangkan masyarakat sipil tanpa mengikuti aturan.

Membuat pemerintah Thailand dan juga negara lain di dunia, berjuang untuk mengikuti perkembangan industri yang kerap kali berada di depan aturan yang telah dibangun.

Baca juga: Syuting Dokementer Pakai Drone, Wartawan Dihukum Dua Bulan Penjara

Pada Oktober 2017, pemerintah Thailand juga telah melarang pengoperasian perangkat pesawat nirawak hingga radius beberapa kilometer saat dilangsungkannya upacara kremasi Raja Thailand Bhumibol Adulyadej.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.