Hasil Penting Pertemuan Korut-Korsel, Olimpiade dan Perdamaian

Kompas.com - 09/01/2018, 14:21 WIB
Suasana pertemuan tingkat tinggi antara Korea Utara dan Korea Selatan, di desa perbatasan Panmunjom, Selasa (9/1/2018). (AFP/Dong A Ilbo) Suasana pertemuan tingkat tinggi antara Korea Utara dan Korea Selatan, di desa perbatasan Panmunjom, Selasa (9/1/2018). (AFP/Dong A Ilbo)
|
EditorVeronika Yasinta


PANMUNJOM, KOMPAS.com - Korea Utara menawarkan pengiriman delegasi tingkat tinggi dan regu pertunjukkan seni ke Olimpiade Musim Dingin 2018, di Pyeongchang, Korea Selatan, bulan depan.

Sementara, Korea Selatan juga telah mengajukan atletnya untuk menjadi bagian dari upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade.

Dilansir dari Yonhap, Senin (9/1/2018), keinginan Korea Utara untuk bergabung dalam perhelatan Olimpiade Musim Dingin 2018 disampaikan secara resmi dalam pertemuan dengan Korea Selatan di desa perbatasan Panmunjom.

Dua Korea saling menyatakan usulannya dalam sesi pagi di perundingan resmi, yang digelar setelah dua tahun.


Baca juga : Inilah Momen Ketegangan Korea Utara dan Korea Selatan Selama 68 Tahun

Selain membicarakan partisipasi negara pimpinan Kim Jong Un dalam Olimpiade, pembahasan hubungan yang tegang di antara keduanya juga masuk dalam agenda.

Wakil Menteri Unifikasi Korea Selatan Chun Hae Sung menawarkan usulan dua Korea berdampingan bersama dalam upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade.

Korea Utara juga diperbolehkan untuk mengirimkan massa pendukung selama Olimpiade digelar.

"Kami juga meningkatkan keperluan untuk mengakhiri upaya yang bisa menaikkan ketegangan di Semenanjung Korea dan melanjutkan dialog untuk membawa perdamaian, termasuk denuklirisasi," katanya.

Baca juga : Harapan Delegasi Korut dan Korsel dalam Pertemuan Resmi Hari Ini

Sebagai gantinya, Korea Utara akan mengirim delegasi, termasuk pejabat tinggi, atlet, massa pendukung, regu seni, tim demonstrasi taekwondo dan jurnalis di Olimpiade Musim Dingin 2018.

"Korea Utara mengusulkan penyelesaian masalah terkait hubungan antar-Korea melalu dialog dan negoisasi untuk perdamaian dan persatuan di Semenanjung Korea," tambah Chun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber yonhapnews
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X