Uji Kesehatan Trump Pekan Ini Tidak Termasuk Tes Kejiwaan

Kompas.com - 09/01/2018, 08:04 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump AFP PHOTO / SAUL LOEBPresiden Amerika Serikat Donald Trump
|
EditorVeronika Yasinta


WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Di tengah sejumlah pertanyaan mengenai kondisi kejiwaannya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan akan menjalani tes kesehatan fisik pada pekan ini.

Dilansir dari AFP, Gedung Putih pada Senin (8/1/2017) mengumumkan tes kesehatan mental atau kejiwaan tidak akan masuk dalam agenda pemeriksaan kesehatan Trump.

"Dia (Trump) sangat cerdas," kata juru bicara, Hogan Gidley kepada wartawan.

Trump yang berusia 71 tahun akan menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit militer Walter Reed di pinggiran kota Washington pada Jumat (12/1/2018).

Hasil tes kesehatan Trump akan dipublikasikan.

Baca juga : Pertanyaan Seputar Kondisi Kejiwaan Donald Trump

Selama kampanye presiden AS pada 2016, Trump merilis hasil tes kesehatan dari dokter lamanya, Harold Bornstein, yang menyatakan dirinya berada dalam kondisi sehat secara fisik.

Bornstein sebelumnya menulis tentang kesehatan Trump pada 2015 dengan menyatakan Trump sebagai individu paling sehat yang pernah terpilih menjadi presiden.

Peluncuran buku kontroversial berjudul  Fire and Fury: Inside the Trump White House karya jurnalis Michael Wolff memicu kekesalan Trump.

Pasalnya, buku itu menggambarkan Trump sebagai sosok tidak sabar, tidak bisa fokus, mengulang berbagai hal, dan mengoceh tanpa ujung pangkal.

Baca juga : Dubes AS untuk PBB Sebut Trump Sehat secara Mental

Dalam kicauannya di Twitter pada akhir pekan lalu, Trump menggambarkan dirinya sebagai seorang jenius yang sangat stabil dan sangat cerdas.

BBC melaporkan kondisi kejiwaan Trump menjadi penting karena apabila itu terbukti, dia bisa dilengserkan dari jabatannya sebagai presiden. Namun, tidak ada bukti-bukti konkret bahwa Trump mengalami gangguan jiwa.

Juru Bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders mengecam pergunjingan soal kondisi kejiwaan Trump.

"Tindakan itu memalukan dan patut ditertawakan. Jika dia tidak sehat, dia tidak mungkin duduk di sini, tidak mungkin mengalahkan sekelompok kandidat Partai Republik paling kompeten selama ini," kata Sanders.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X