Pria Ini Merampok Bank demi Membeli Cincin Tunangan

Kompas.com - 08/01/2018, 15:01 WIB
Dustin Pedersen (36) ditahan dengan tuduhan telah merampok bank. Dia mengaku merampok demi mendapat uang untuk membeli cincin pertunangan.Journal News via New York Daily News Dustin Pedersen (36) ditahan dengan tuduhan telah merampok bank. Dia mengaku merampok demi mendapat uang untuk membeli cincin pertunangan.

MIDDLETON, KOMPAS.com - Seorang pria asal Ohio, AS ditahan dengan tuduhan melakukan perampokan bank. Polisi menduga, pelaku menggunakan uang hasil rampokan untuk membeli cincin tunangan.

Dustin F Pederson (36) dituduh menjadi pelaku dalam kasus perampokan sebuah bank lokal pada 16 Desember 2017 lalu.

Pederson awalnya tidak masuk dalam daftar tersangka yang dimiliki polisi, namun semuanya berubah setelah terjadi kasus perampokan berikutnya pada 22 Desember 2017.

Dilaporkan Journal News, yang dilansir New York Daily News, polisi mendapat laporan dari salah seorang saksi yang melihat Pederson mengenakan topi seperti yang digunakan pelaku perampokan.

Baca juga: Trauma Perampokan, Pirelli dan McLaren Batal Uji Ban F1

Pada kejadian perampokan pertama, pelaku dikatakan para saksi mengenakan kacamata hitam, jaket, sarung tangan putih dan topi berwarna oranye.

"Pelaku perampokan menyerahkan catatan kepada teler bank meminta uang 20.000 dolar AS (sekitar Rp 268 juta) tanpa tinta penanda," kata detektif polisi Sean Gil dalam persidangan yang digelar Rabu (3/1/2018) pekan lalu.

Namun sepertinya pelaku terburu-buru dan langsung meninggalkan bank saat teler baru menyerahkan kantong pertama yang berisi uang 8.800 dolar AS (sekitar Rp 118 juta).

Polisi menangkap pelaku setelah salah seorang tetangga mengaku melihat Pederson keluar rumah dengan mengenakan pakaian yang sama seperti yang dikenakan pelaku pada hari kejadian perampokan pertama.

Di persidangan, Pederson membantah sebagai pelaku dan hanya mengaku dirinya mirip dengan pelaku yang terekam kamera pengawas.

Polisi juga menemukan kacamata, sarung tangan dan jaket mirip dengan yang dikenakan pelaku di mobil Pederson.

Detektif Gil menyampaikan dugaan uang digunakan Pederson untuk membeli cincin tunangan setelah menemukan bukti pembelian cincin senilai 4.500 dolar AS (sekitar Rp 60 juta) yang tertanggal sama dan hanya berselang satu jam dari waktu kejadian perampokan.

Baca juga: 36 Turis Belanda Jadi Korban Perampokan Polisi Palsu di Bandara

Bukti lain yang memperkuat hal itu didapat dari rekaman telepon Pederson kepada tunangannya dari dalam tahanan yang membahas soal perampokan tersebut.

Pederson kini ditahan di penjara Middleton City dan akan dipindahkan ke penjara Butler County untuk pembacaan hasil perundingan juri.



EditorAgni Vidya Perdana

Terkini Lainnya

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional
Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Internasional

Close Ads X