Kompas.com - 07/01/2018, 13:00 WIB
|
EditorErvan Hardoko

Setiap orang yang diangkap kaum cendekiawan, termasuk mereka yang bisa berbahasa asing, dibunuh.

Baca juga : Hari Ini dalam Sejarah: Moammar Khadaffi Tewas Dieksekusi Pemberontak

Para pekerja profesional juga dibunuh, tak hanya itu siapa saja yang memiliki kacamata, jam tangan, atau yang memiliki teknologi terbaru saat itu juga tak luput dari maut.

Di bawah berbagai kekejian itu, jutaan rakyat Kamboja yang tak bisa melarikan diri dipaksa bekerja di berbagai pertanian kolektif di pedesaan.

Antara 1975 hingga 1978, akibat kekejaman, kerja paksa, dan kelaparan, diperkirakan dua juta rakyat Kamboja meninggal dunia.

Namun, kekuasaan Pol Pot tak berlangsung lama. Pada 1978, tentara Vietnam kembali menginvasi Kamboja dan berhasil menduduki Phnom Pehn pada 1979.

Vietnam kemudian membentuk sebuah pemerintahan komunis yang moderat, sementara Pol Pot dan pengikutnya mundur ke dalam hutan.

Pada 1985, Pol Pot secara resmi pensiun dari jabatannya tetapi masih dianggap sebagai pemimpin Khmer Merah dan terus bergerilya melawan Phnom Pehn.

Pada 1997, Pol Pot diadili oleh organisasinya sendiri setelah muncul perebutan kekuasaan internal yang menyingkirkannya dari pucuk kepemimpinan Khmer Merah.

Dia kemudian dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh "pengadilan rakyat" yang dikritik sebagai sebuah pengadilan yang sudah diatur.

Baca juga : Hari Ini dalam Sejarah: Napoleon Bonaparte Mundur dari Moskwa

Meski demikian, komunitas internasional berharap Pol Pot diekstradisiagar bisa diadili terkait kejahatannya terhadap kemanusiaan.

Namun, hal tersebut tak pernah terjadi karena Pol Pot meninggal dunia dalam status sebagai tahanan rumah pada 1998.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.