Penulis Buku Kekacauan di Gedung Putih Ungkap Trump Tidak Tahu Tentang Brexit

Kompas.com - 06/01/2018, 19:12 WIB
Presiden AS Donald Trump tiba di pesta malam tahun baru di Mar-a-Lago Resort, Palm Beach, Florida, 31 Desember 2018. Nicholas Kamm / AFPPresiden AS Donald Trump tiba di pesta malam tahun baru di Mar-a-Lago Resort, Palm Beach, Florida, 31 Desember 2018.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Penulis buku kontroversial tentang Presiden Amerika Serikat ( AS), Donald Trump, kembali mengungkapkan hal lain tentang pemimpin 71 tahun tersebut.

Michael Wolff, penulis buku Fire and Furry: Inside the Trump White House menyatakan, Trump tidak tahu tentang proses perceraian Inggris dari Uni Eropa ( Brexit).

Dalam program BBC Radio 4's Today, seperti dilansir The Independent Sabtu (6/1/2018), Wolff mewawancarai Trump dua pekan sebelum referendum Brexit digelar 23 Juni 2016.

Saat itu, dia bertanya bagaimana Trump membandingkan dirinya dengan pergerakan populer di Eropa, terutama Brexit.

Baca juga : Terungkap, Kekacauan di Gedung Putih dan Ivanka Trump Jadi Capres AS

"Dia menjawab 'apa?' Saya bertanya kembali 'Brexit'. Trump kembali mengulangi jawabannya 'apa?'," kata Wolff.

Wolff kemudian menjelaskan dengan lebih terperinci bahwa Brexit merupakan usaha Inggris untuk meninggalkan UE.

"Baru saat itu Trump menjawab 'oh iya iya, saya mengetahuinya'," papar Wolff.

Buku yang ditulis Wolff telah menimbulkan gejolak di dalam Gedung Putih.

Buku karya Michael Wolff berjudul Fire and Fury: Inside The Trump White House, yang ditampilkan di situs web Amazon, Kamis (4/1/2018). (VOA) Buku karya Michael Wolff berjudul Fire and Fury: Inside The Trump White House, yang ditampilkan di situs web Amazon, Kamis (4/1/2018). (VOA)

Sebab, buku itu mengungkapkan sejumlah fakta menarik. Seperti, tidak ada satu orang pun yang berada di kubu Trump saat kampanye yang menyangkanya akan memenangi kursi kepresidenan.

Melania Trump bahkan merasa ngeri dengan prospek kemenangan suaminya.

Dalam malam pemilihan presiden, ketika Trump secara jelas mengalahkan Hillary Clinton, Melania menangis, tetapi bukan karena gembira.

Bannon juga menyebutkan adanya pertemuan antara putra Trump, Donald Trump Jr, dan orang Rusia untuk menjatuhkan Hillary Clinton dalam Pilpres AS.

Selain itu, Putri Trump dan menantunya, Ivanka Trump dan Jared Kushner, dilaporkan membuat kesepakatan tentang siapa di antara mereka yang akan mencalonkan diri sebagai presiden di masa mendatang.

Wolff menulis, "Perempuan presiden pertama tidak akan dipegang Hillary Clinton, tetapi Ivanka Trump".

Baca juga : Trump Berupaya Blokir Buku yang Ungkapkan Kekacauan di Gedung Putih

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Internasional
Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Internasional
Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X