Hari Ini dalam Sejarah: Kelahiran Sistem Komunikasi Telegraf

Kompas.com - 06/01/2018, 11:49 WIB
Mengirim telegram. ThinkstockMengirim telegram.
|
EditorErvan Hardoko

KOMPAS.com - Pada 6 Januari 1938, Samuel Morse untuk pertama kali mendemonstrasikan sistem telegraf ciptaannya di Speedwell Iron Works di Morristown, New Jersey, AS.

Telegraf, sebuah sistem yang menggunakan aliran listrik untuk mengirimkan pesan berupa kode-kode melalui kabel, menjadi sebuah penemuan yang merevolusi cara manusia dalam berkomunikasi jarak jauh.

Telegraf menjadi alat komunikasi jarak jauh yang amat populer terutama pada dekade 1920-an hingga 1930-an.

Samuel Finley Morse, lahir pada 27 April 1791 di Charlestown, Massachussetts. Dia menimba ilmu di Universitas Yale dan amat tertarik dengan seni selain ilmu kelistrikan yang di masa itu masih memasuki tahap awal.

Baca juga : Hari Ini dalam Sejarah: Jembatan Golden Gate Mulai Dibangun

Usai kuliah, Morse berprofesi sebagai pelukis. Pada 1832 dia meninggalkan Amerika menuju Eropa di mana dia mendengar penemuan elektromagnet yang memberinya ide menciptakan telegraf.

Saat itu, Morse sama sekali tak tahu ilmuwan lain bahkan sudah terlebih dahulu mengerjakan konsep telegraf.

Beberapa tahun setelahnya, Morse berkutat untuk mengembangkan prototipe mesin telegraf bersama dua koleganya Leonard Gale dan Alfred Vail.

Pada 1838, dia kemudian mendemonstrasikan penemuannya itu dengan menggunakan kode Morse yang berupa titik dan garis untuk menggantikan huruf atau angka.

Lalu pada 1843, Morse sukses meyakinkan Kongres Amerika yang skeptis untuk mendanai pembangunan jaringan telegraf pertama di Amerika Serikat dari Washington DC menuju Baltimore.

Setahun kemudian, tepatnya pada Mei 1844, Morse mengirimkan telegram resmi pertamanya yaitu: "Apa yang Tuhan lakukan?"

Baca juga : Hari Ini dalam Sejarah: Mata Uang Euro Memulai Debutnya

Selama beberapa tahun kemudian, berbagai perusaan swasta, dengan menggunakan hak paten ciptaa Morse, membangun jaringan telegraf di wilayah timur laut AS

Pada 1951, perusahaan Mississippi Valley Printing Telegraph Company berdiri dan kemudian berubah menjadi perusahaan yang kini dikenal dengan nama Westen Union.

Samuel Morse dalam foto karya Matthew Brady pada 1857.Wikipedia Samuel Morse dalam foto karya Matthew Brady pada 1857.
Pada 1861, Western Union menyelesaikan pembangunan jaringan telegraf melintasi wilayah Amerika Serikat.

Lima tahun kemudian, jaringan telegraf untuk pertama kalinya melintasi Samudera Atlantik. Dan pada akhir abad ke-19, jaringan telegraf sudah merambah Afrika, Asia, dan Australia.

Karena perusahaan telegraf membebankan biaya untuk tiap kata yang dikirimkan, maka isi telegram menjadi semakin singkat dan akhirnya hanya digunakan untuk mengirim berita gembira atau kabar duka.

Kata "stop" yang tidak dikenakan biaya berfungsi sebagai titik untuk setiap kalimat dalam telegram.

Baca juga : Hari Ini Dalam Sejarah: Laika, Anjing Pertama Mengorbit di Bumi

Selama Perang Dunia II, para petugas pengantar telegram dari Western Union menjadi pemandangan menakutkan karena biasanya mereka membawa kabar buruk dari medan pertempuran.

Setelah teknologi komunikasi berkembang pesat di abad ke-20, telegraf kemudian digantikan dengan sistem yang lebih cepat dan murah seperti telepon, faksimile, surat elektronik, atau aplikasi pesan singkat.

Western Union mengirimkan telegram terakhirnya pada Januari 2006.

Sedangkan Samuel Morse, pencipta telegraf, meninggal dunia di New York pada 2 April 1872 saat berusia 80 tahun dalam kondisi amat kaya dan terkenal

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X