Lanjutkan Pencarian MH370, Malaysia Sepakat Gandeng Perusahaan AS

Kompas.com - 05/01/2018, 22:16 WIB
Menteri Pengakutan Malaysia Liow Tiong Lai berbicara dalam konferensi pers di Kuala Lumpur pada Juli lalu. Menteri Pengakutan Malaysia Liow Tiong Lai berbicara dalam konferensi pers di Kuala Lumpur pada Juli lalu.
|
EditorAgni Vidya Perdana

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Pemerintah Malaysia akhirnya setuju menunjuk perusahaan eksplorasi AS untuk memulai kembali pencarian pesawat MH370.

Menteri Pengangkutan Malaysia Liow Tiong Lai kepada AFP mengatakan, kesepakatan telah tercapai dengan perusahaan AS.

"Sudah menjadi tugas kamu untuk mencari jawaban dan juga pesawat yang hilang. Dan mulai hari ini pemerintah telah memutuskan pencarian kembali dilakukan," katanya, Jumat (5/1/2018).

Dengan penunjukkan tersebut, maka pencarian pesawat Malaysia Airline MH370 resmi dilanjutkan satu tahun setelah sempat dihentikan pada Januari 2017.

Baca juga: Ada Uang Rp 910 Miliar, Jika Bangkai MH370 Ditemukan dalam 90 Hari

Menteri Lai menambahkan, kesepakatan yang disetujui sesuai proposal yang diterima pemerintah, yakni "no find, no fee" sehingga pemerintah baru akan membayar jika pesawat telah ditemukan.

Proses penandatanganan kontrak antara pemerintah Malaysia dengan perusahaan AS tersebut akan dilakukan pekan depan di Kuala Lumpur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, perusahaan eksplorasi AS, Ocean Infinity telah memberangkatkan sebuah kapal peneliti dasar laut ke Samudra Hindia.

Mereka memberangkatkan kapal peneliti tersebut sambil menunggu kepastian kesepakatan dengan pemerintah Malaysia.

Diharapkan pencarian dapat langsung dimulai ketika kesepakatan tercapai dan dengan memaksimalkan cuaca selama Januari hingga Februari demi hasil terbaik.

Baca juga: Kapal Canggih Diberangkatkan untuk Memulai Kembali Pencarian MH370

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.