Kompas.com - 05/01/2018, 21:20 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

ANKARA, KOMPAS.com - Badan Urusan Agama di Turki menuai kritikan tajam dari partai oposisi setelah dilaporkan menyebut anak perempuan usia sembilan tahun sudah boleh menikah menurut hukum Islam.

Direktorat Keagamaan Turki, Diyanet pada Selasa (2/1/2018) menyatakan jika usia minimum yang diperbolehkan untuk menikah adalah sembilan tahun bagi perempuan dan 12 tahun untuk laki-laki.

Pernyataan tersebut dimuat dalam sebuah posting di situs resmi mereka dan dikutip surat kabar harian lokal Hurriyet.

Dilansir dari Arab News, Jumat (5/1/2018), tulisan tersebut berbentuk pernyataan yang menjelaskan tentang hukum Islam.

Baca juga: Tayangkan Gadis Cilik Berpakaian Minim, Televisi Turki Didenda Rp 3,5 Miliar

Namun setelah menuai banyak kritik dan kecaman, terutama dari partai oposisi dan kelompok hak asasi perempuan, tulisan di situs itu telah dihapus.

Kritikan salah satunya datang dari anggota parlemen dari partai oposisi, Partai Rakyat Republik (CHP), Murat Bakan.

Melalui akun Twitter-nya, Bakan mengatakan pernikahan anak merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak-hak anak, perempuan dan juga asasi manusia.

Partai juga mendesak dilakukan invetigasi parlementer terhadap pernikahan anak-anak.

Kelompok hak asasi perempuan juga mengecam Badan Urusan Agama, yang setara dengan kementerian, sedang berusaha melegalkan pelecehan terhadap anak-anak.

Kepala Komisi Tinggi Urusan Agama, Ekrem Keles menjelaskan, undang-undang di Turki mengatur untuk usia pernikahan yang diperbolehkan yakni 17 tahun untuk perempuan dan 18 tahun untuk laki-laki.

"Jadi lupakan soal anak usia 9 dan 10 tahun yang menikah, bahkan anak usia 15 tahun sekalipun seharusnya belum bisa menikah ataupun dinikahi," kata Keles.

Baca juga: Turki Beli Misil Anti-pesawat Udara Buatan Rusia

Namun, dia menambahkan, undang-undang Turki juga mengatur kondisi tak biasa, di mana hakim pengadilan dapat memberi izin kepada anak laki-laki maupun perempuan untuk menikah di usia 16 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Arab News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.