Akhiri Larangan sejak 2015, Putin Izinkan Rute Penerbangan ke Kairo

Kompas.com - 05/01/2018, 18:40 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin mencabut larangan penerbangan ke ibu kota Mesir, Kairo. Alexey Nikolsky / AFPPresiden Rusia Vladimir Putin mencabut larangan penerbangan ke ibu kota Mesir, Kairo.
|
EditorAgni Vidya Perdana

MOSKWA, KOMPAS.com — Presiden Rusia Vladimir Putin mengakhiri masa larangan rute penerbangan yang menghubungkan antara Moskwa dengan Kairo, Mesir.

Pada Kamis (4/1/2018), Putin telah memberikan persetujuan untuk dibukanya kembali rute penerbangan dari kedua ibu kota tersebut.

Sebelumnya, Rusia melarang adanya penerbangan yang menuju kawasan di negara Mesir sejak Oktober 2015.

Baca juga: Jadwal Penerbangan Diganti, Wanita Ini Jadi Satu-satunya Penumpang di Pesawat

Dikutip dari Times of Israel, larangan tersebut menyusul terjadinya serangan teroris oleh kelompok ISIS yang menyebabkan jatuhnya pesawat di atas Semenanjung Sinai dan menewaskan 224 orang.

Tragedi tersebut menjadi pukulan telak bagi pariwisata Mesir dengan sejumlah negara yang menerbitkan larangan terbang ke negara itu.

Otoritas penerbangan Mesir pun terus berbenah demi meningkatkan keamanan di bandara.

Pada Desember 2017 lalu, pejabat perwakilan Mesir dan Rusia bertemu guna membahas peninjauan ulang larangan rute terbang kedua negara.

Hasilnya, kedua belah pihak menandatangani protokol untuk memperbolehkan dimulainya kembali penerbangan langsung dari Moskwa ke Kairo mulai Februari 2018.

Putin menyetujui perubahan dalam perintah larangan terbang ke Mesir, tetapi hanya mengizinkan rute terbang menuju Kairo. Sementara tujuan lain di negara itu tetap dilarang.

Baca juga: Berkelahi di Tengah Penerbangan, Pilot di India Dilarang Terbang

Selain Rusia, pembatasan terbang ke wilayah Mesir juga dilakukan Inggris.

Negara itu melarang penerbangan ke kota Sharm el-Sheikh, salah satu tujuan wisata populer di Mesir yang terletak antara gurun di Semenanjung Sinai dengan Laut Merah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.