Ketika Terapi Memutihkan Penis Sedang Tren di Thailand

Kompas.com - 05/01/2018, 15:36 WIB
Seorang pria Thailand menjalani terapi pemutihan penis di Rumah Sakit Lelux, Bangkok, Thailand LELUX HOSPITAL/AFP/GETTY IMAGESSeorang pria Thailand menjalani terapi pemutihan penis di Rumah Sakit Lelux, Bangkok, Thailand
|
EditorArdi Priyatno Utomo


BANGKOK, KOMPAS.com — Warga  Thailand dihebohkan oleh sedang melambungnya terapi memutihkan kemaluan pria atau penis di negara tersebut.

Nama Rumah Sakit Lelux, seperti dilaporkan AFP Kamis (4/1/2018), sedang melesat setelah 100 pria dalam kurun waktu hanya sebulan mengunjungi tempat itu untuk memutihkan kemaluannya.

“Akhir-akhir ini permintaan sangat tinggi, 100 pasien sebulan, 3-4 pasien sehari,” ucap Bunthita Wattanasiri, manajer dari departemen perawatan kulit dan laser rumah sakit bersangkutan.

“Kami sangatlah hati-hati menjalankan terapi. Ini menyangkut organ vital pria. Kami menggunakan laser kecil,” lanjut Bunthita.

Baca juga: Pria Thailand Pulang ke Rumahnya 7 Bulan Setelah Dikremasi

Adapun kebanyakan pasiennya adalah pria berusia 22-55 tahun yang kebanyakan berasal dari komunitas LGBT Thailand.

Terapi ini menyeruak ke publik setelah ditampilkan di televisi Thailand dan media sosial melalui foto seorang pria yang tengah menjalani perawatan.

Biaya pemutihan ini tidaklah murah. Untuk lima sesi, pria yang tertarik harus merogoh 650 dollar AS (sekitar Rp 8,7 juta).

Bukan kali pertama ini saja Lelux menjadi perbincangan. Tahun lalu, rumah sakit yang terkenal dengan spesialisasinya di bidang perawatan kecantikan tubuh ini menawarkan produk “3D Vagina” dengan menggunakan lemak tubuh pasien untuk membuat vagina semakin montok.

Adapun terapi pemutihan bagian tubuh adalah hal yang populer di Thailand, negara yang tidak sedikit warganya terobsesi dengan warna kulit tubuh.

Warga Thailand menanggapi kabar ini dengan beragam.  “Oh Tuhan, apa yang sedang terjadi dengan dunia ini,” komentar netizen bernama Parin Ruansati.

Ada juga yang berkomentar, orang sekarang terlalu terobsesi dengan warna kulitnya dan tidak dapat menerima kenyataan. “Mengapa tidak?” tanya seorang warganet mengomentari ucapan itu.

Baca juga: Dituduh Memfitnah Keluarga Kerajaan, Perempuan Tunanetra di Thailand Dipenjara

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X