Tahun Ini, 48.000 Bayi Rohingya Lahir di Pengungsian

Kompas.com - 05/01/2018, 13:04 WIB
Foto ini diambil pada 27 November 2017, memperlihatkan anak-anak etnis Rohingya mengendarai mobil yang dibuat dengan peti plastik di sekitar kamp pengungsi Jamtoli di Bangladesh. (Associated Press) Foto ini diambil pada 27 November 2017, memperlihatkan anak-anak etnis Rohingya mengendarai mobil yang dibuat dengan peti plastik di sekitar kamp pengungsi Jamtoli di Bangladesh. (Associated Press)
|
EditorVeronika Yasinta


DHAKA, KOMPAS.com - Organisasi independen, Save The Children, memperkirakan akan ada 48.000 bayi Rohingya lahir di pengungsian, di Bangladesh, pada tahun ini.

Dilansir dari Associated Press, Jumat (5/1/2018), bayi-bayi kemungkinan akan lahir di tenda dengan kondisi tidak sehat, berisiko terserang penyakit, kurang gizi, dan berpotensi meninggal sebelum usia lima tahun.

"Tenda pengungsian memiliki sanitasi buruk dan sejumlah penyakit berkembang seperti difteri, campak, dan kolera, di mana bayi yang baru lahir sangat rentan," kata Rachael Cummings, penasihat kesehatan di Cox's Bazar, kota terdekat dengan lokasi pengungsian.

Baca juga : Bangladesh Target 100.000 Rohingya Dipulangkan pada Gelombang Pertama

Proyeksi angka kelahiran bayi berdasarkan dengan jumlah pengungsi yang sedang hamil saat ini.

Departemen pelayanan sosial di Cox's Bazar mengidentifikasi lebih dari 36.000 anak telah menjadi yatim piatu dan tinggal di kamp tersebut.

Lebih dari 650.000 etnis Rohingya melarikan diri dari operasi militer yang diluncurkan oleh militer Myanmar pada Agustus 2017.

Baca juga : Pengungsi Rohingya Simpan Memori Kampung Halaman di Ponsel

PBB menyebutnya sebagai gerakan pembersihan etnis minoritas di negara bagian Rakhine, sebelah barat Myanmar. Lebih dari 60 persen dari pengungsi Rohingya merupakan anak-anak.

Sebelumnya, Bangladesh telah melakukan negoisasi dengan Myanmar untuk menyiapkan kepulangan Rohingya ke desa-desanya. Namun, hingga kini belum ada kejelasan mengenai keselamatan mereka apabila kembali ke Myanmar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X