Kompas.com - 05/01/2018, 11:26 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump Nicholas Kamm/AFP/Getty ImagesPresiden Amerika Serikat, Donald Trump
|
EditorArdi Priyatno Utomo

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) mengumumkan bakal menghentikan bantuan keamanannya kepada Pakistan.

Pernyataan itu menjadi tanggapan setelah Presiden Donald Trump lewat kicauannya di Tahun Baru (1/1/2018).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Heather Nauert lewat Twitter menjelaskan, sejak Agustus, Trump telah menyatakan koalisi di antara negara sekutu bakal dievaluasi.

Langkah tersebut bakal diambil jika kelompok radikal tersebut masih berada di negaranya, dan mengancam delegasi AS.

Baca juga : AS Ancam Bakal Hentikan Anggaran Bantuan untuk Pakistan

"Empat bulan kemudian, kami menemukan kelompok Taliban atau Jaringan Haqqani masih berdiam di Pakistan," kata Nauert.

Hal itu membuat Washington memutuskan untuk menghentikan Dana Bantuan Koalisi bagi Pakistan.

Sky News Kamis (4/1/2018) melansir, jumlah bantuan militer , termasuk pembelian peralatan tempur dari AS, mencapai 255 juta dolar AS, atau sekitar Rp 3,4 triliun.

Nauert berujar, uang tersebut masih belum dicairkan. "Kami bakal kembali bekerja sama jika Pakistan menunjukkan niat untuk memarangi terorisme di negeri mereka," paparnya.

Sebelumnya, Trump mengeluhkan AS begitu besar mendanai proyek untuk memerangi terorisme di Pakistan.

Selama 15 tahun, Trump menyebut jumlahnya mencapai 33 miliar dolar AS, sekitar Rp 442,4 triliun.

Baca juga : Tanggapi Ancaman Trump, PM Pakistan Gelar Rapat Kabinet

"Mereka tidak memberikan apapun kepada AS selain kebohongan, dan mengira para pemimpin AS bodoh. Mereka memberikan perlindungan kepada kelompok yang kami buru di Afghanistan. Tidak lagi!" ujar Trump di Twitter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Sky
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.