Korut Sepakat Gelar Pertemuan Resmi dengan Korsel Pekan Depan

Kompas.com - 05/01/2018, 11:16 WIB
Presiden Korea Utara Kim Jong Un mengklaim negaranya telah pantas disebut sebagai negara berkekuatan nuklir. KCNA via KNS / AFPPresiden Korea Utara Kim Jong Un mengklaim negaranya telah pantas disebut sebagai negara berkekuatan nuklir.
|
EditorVeronika Yasinta


SEOUL, KOMPAS.com - Korea Utara dan Korea Selatan telah sepakat untuk mengadakan pertemuan resmi pada Selasa (9/1/2018).

Kesepakatan itu diumumkan oleh kementerian unifikasi Korea Selatan pada Jumat (5/1/2018), setelah pemerintah Korea Utara mengirimkan pernyataan persetujuan.

"Korea Utara pada pagi ini mengirimkan pesan kepada kami, yang mengatakan menerima usulan Korea Selatan untuk menyelenggarakan pertemuan pada 9 Januari 2018," kata pejabat kementerian kepada AFP.

Pertemuan akan digelar di Panmunjom, sebuah desa yang merupakan area gencatan senjata di Zona Demiliterisasi.

Baca juga : Olimpiade Musim Dingin, Ajang Perdamaian Korea Utara dan Korea Selatan?

Dilansir dari Channel News Asia, juru bicara kementerian unifikasi Korsel, Baek Te Hyun, agenda pembicaraan keduanya akan mencakup Keikutsertaan Korea Utara dalam Olimpiade Musim Dingin 2018 dan isu-isu lainnya yang menjadi kepentingan bersama.

Sebelumnya, Korea Selatan juga menerima panggilan dari Korea Utara setelah jalur komunikasi telepon dipulihkan, setelah putus selama hampir dua tahun.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Gutterres menyambut baik pembukaan kembali saluran komunikasi telepon antara Korea Utara dan Korea Selatan.

"Kami berharap inisiatif diplomatik akan mencapai tujuan denuklirisasi," katanya.

Baca juga : Korut Mulai Buka Dialog, PBB Harap Ada Solusi untuk Denuklirisasi

Pada Kamis malam (4/1/2018), Presiden Korea Selatan Moon Jae In dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyetujui penundaan latihan militer gabungan, hingga Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang selesai. Olimpiade akan terselenggara mulai 9 Februari 2018.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberikan sinyal terhadap Korea Selatan yang menandai sikap lunak langkanya di tengah ketegangan yang melonjak dalam beberapa bulan terakhir.

Korea Selatan menanggapi tawaran Kim untuk memulai pembicaraan dengan mengadakan pertemuan pada 9 Januari 2018, atau pertama sejak 2015.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X