Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/01/2018, 20:26 WIB
|
EditorErvan Hardoko

TEL AVIV, KOMPAS.com - Mungkin banyak di antara Anda yang tak mengenal Nauru, sebuah negeri pulau kecil di Samudera Pasifik.

Nauru hanya memiliki luas 21 kilometer persegi dengan penduduk sekitar 10.000 orang. Lokasinya amat terpencil sehingga amat sulit ditemukan di peta dunia.

Begitu kecilnya Nauru sehingga seseorang bisa berkendara mengelilingi negeri ini hanya dalam waktu 30 menit.

Namun, sekecil apapun Nauru, sebagai anggota PBB negeri mini ini tetap memiliki satu suara dalam siang umum organisasi dunia itu.

Baca juga : Banyak dari 410 Pencari Suaka di Nauru Terdorong untuk Bunuh Diri

Hal itulah yang kemudian dimanfaatkan Israel untuk mendukung negeri itu saat PBB akan menerbitkan resolusi soal Jerusalem pada akhir tahun lalu.

Ternyata dua pekan sebelum sidang umum PBB pada 22 Desember 2017 yang membahas masalah Yerusalem digelar, Israel memberikan bantuan berupa sistem pengelolaan air kotor bagi Nauru.

Harian terbitan Israel, Yedioth Ahronoth mengabarkan,  Kemenlu Israel menyetujui pembelian mesin pengelolaan air kotor bernilai 72.000 dolar AS tanpa melalui proses tender.

"Nauru adalah negara pulau terkecil di dunia baik dalam hal luas wilayah maupun jumlah penduduk dan memiliki hubungan dekat dengan Israel," demikian Komite Tender Kemenlu Israel seperti dikutip harian Yedioth Ahronoth.

"Presiden Nauru meminta kepada perdana menteri agar diberi bantuan berupa sistem pengelolaan air kotor yang dibutuhkan negeri itu," tambah komite.

"Biaya seluruh proyek ini sudah termasuk ongkos penerbangan, akomodasi, dan biaya hidup tim yang membangun sistem itu, termasuk ongkos kirimnya," lanjut komite.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.