Kompas.com - 04/01/2018, 16:04 WIB
Sebagian koleksi perhiasan milik Al-Thani yang dipamerkan di museum Metropolis, New York, Oktober 2014 lalu. Sejumlah perhiasan koleksi keluarga kerajaan Qatar telah dicuri saat dipamerkan di Venisia, Rabu (3/1/2018), menimbulkan kerugian hingga 1,2 juta dolar AS. Jewel Samad / AFPSebagian koleksi perhiasan milik Al-Thani yang dipamerkan di museum Metropolis, New York, Oktober 2014 lalu. Sejumlah perhiasan koleksi keluarga kerajaan Qatar telah dicuri saat dipamerkan di Venisia, Rabu (3/1/2018), menimbulkan kerugian hingga 1,2 juta dolar AS.
|
EditorAgni Vidya Perdana

VENESIA, KOMPAS.com - Kawanan pencuri berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan berharga asal India milik keluarga kerajaan Qatar dari sebuah pameran yang digelar di Istana Doge di Venesia, Italia, pada Rabu (3/1/2018).

Kawanan pencuri yang diduga sedikitnya beranggotakan dua orang itu telah mencuri sepasang anting dan juga sebuah bros, yang diperkirakan senilai 1,2 juta dolar AS, atau sekitar Rp 16,1 miliar.

Laporan investigasi kepolisian Italia mengungkapkan, pencurian terjadi pada hari terakhir berlangsungnya pameran yang digelar selama empat bulan, bertajuk "Harta Karun Mughal dan Para Maharaja".

Baca juga: Toko Perhiasan Jepang Jual Topeng Emas Darth Vader Rp 18 Miliar

Pameran tersebut menampilkan hingga 270 barang yang menggambarkan lima abad masa kejayaan pengrajin India.

Perhiasan yang dicuri, dilaporkan terbuat dari platinum dan juga emas dengan hiasan berlian. Demikian dikutip dari The Guardian.

Disampaikan penyidik, pencuri kemungkinan memasuki area pameran dan berbaur dengan pengunjung lainnya.

Dugaan pelaku lebih dari satu orang, dengan ada yang bertugas mengawasi situasi sekitar dan lainnya membuka kotak tempat memajang perhiasan kemudian mengambilnya.

Investigasi menunjukkan pelaku dapat mencuri setelah menonaktifkan sistem alarm sebelum berbaur dengan keramaian yang juga membantu mereka saat melarikan diri.

Alarm baru berbunyi beberapa jam kemudian pasca-pencurian yang dilakukan di istana berjuluk Palazzo Ducale itu pusat kota Venesia itu.

"Kami jelas sedang berurusan dengan setidaknya dua pencuri profesional yang berhasil membawa kabur barang curiannya meskipun ruang pameran telah dilengkapi sistem alarm yang sangat canggih," kata Komisaris Polisi Vito Gagliardi.

Baca juga: Lelang Berlian Terbesar, Pemerintah Sierra Leone Dapat Rp 52,7 Miliar

Lembaga Museum Kewarganegaraan Venesia dalam pernyataannya menyampaikan, perhiasan yang dicuri merupakan karya kontemporer dan tidak terlalu bernilai historis jika dibandingkan dengan koleksi lainnya.

Perhiasan tersebut dikumpulkan oleh Sheikh Hamad bin Abdullah al-Thani dan kini menjadi milik keluarga kerajaan Qatar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.