Kompas.com - 04/01/2018, 15:43 WIB
Militer Rusia melancarkan serangan udara di Suriah sejak 30 September 2015. BBCMiliter Rusia melancarkan serangan udara di Suriah sejak 30 September 2015.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

MOSKWA, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan telah terjadi serangan di pangkalan udara yang berbasis di Suriah.

Diwartakan kantor berita AFP Kamis (4/1/2018), Rusia menyatakan, serangan tersebut terjadi saat malam Tahun Baru (1/8/2017), dan diduga didalangi sebuah kelompok radikal di sana.

"Menjelang gelap, pangkalan udara kami di Khmeimim tiba-tiba diserang menggunakan mortar dari kelompok radikal," demikian pernyataan kementerian pertahanan Rusia.

Akibatnya, dua tentara Negeri Beruang Merah dikabarkan tewas dalam penyergapan tersebut.

Sementara harian bisnis Rusia, Kommersant menyebut serangan tersebut menghancurkan tujuh pesawat militer.

Baca juga : Helikopter Rusia Jatuh di Suriah, Dua Pilot Tewas

Kommersant mendasarkan laporannya melalui sumber dua orang perwakilan militer Rusia di Suriah. "Kabar itu bohong," sanggah kementerian pertahanan.

Serangan yang terjadi di pangkalan Khmeimim berselang beberapa jam setelah helikopter militer jatuh saat terbang menuju Hama (31/12/2017).

Akibatnya, dua pilot heli jenis Mi-24 tersebut tewas. Hingga kini, kementerian pertahanan belum memastikan penyebab pasti jatuhnya heli tersebut.

Angkatan udara Rusia terlibat dalam memberikan dukungan udara kepada Suriah dalam mengatasi kelompok teroris ISIS dan juga kelompok pemberontak sejak September 2015 lalu.

Namun pada Desember 2017, Presiden Rusia Vladimir Putin, saat kunjungan ke pangkalan udara Khmeimim mengumumkan penarikan tentaranya dari Suriah.

Selama dua tahun, Rusia turut berperan dalan upaya Suriah mengalahkan ISIS, maupun kelompok teror lain, seperti Jabhat al-Nusra.

Baca juga : Rusia Kirim Pesawat Pengebom ke Indonesia, Australia Waspada



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X