Kompas.com - 03/01/2018, 17:37 WIB
Tentara dan petugas penyelamatan memeriksa lokasi ledakan di utara provinsi Bac Ninh, Vietna, Rabu (3/1/2018). Setidaknya dua orang menjadi korban tewas, yakni seorang anak laki-laki berusia satu dan anak perempuan berusia lima tahun. Hoang Dinh Nam / AFPTentara dan petugas penyelamatan memeriksa lokasi ledakan di utara provinsi Bac Ninh, Vietna, Rabu (3/1/2018). Setidaknya dua orang menjadi korban tewas, yakni seorang anak laki-laki berusia satu dan anak perempuan berusia lima tahun.
|
EditorAgni Vidya Perdana

BAC NINH, KOMPAS.com - Sebuah ledakan terjadi di Vietnam, Rabu (3/1/2018) pagi dini hari waktu setempat, menyebabkan dua anak menjadi korban meninggal.

Mengutip dari AFP, ledakan terjadi distrik Yen Phong, provinsi Bac Ninh, di timur ibu kota Hanoi, sekitar pukul 4.30 pagi.

Ledakan menyebabkan sejumlah rumah hancur lebur dan menerbangkan puing-puing bangunan ke udara hingga beberapa ratus meter. Sejumlah rumah juga mengalami kerusakan seperti kaca dan genting pecah.

Korban jiwa setidaknya dua orang anak, yakni seorang anak laki-laki berusia satu tahun dan seorang anak perempuan berusia lima tahun.

Baca juga: Ledakan Saint Petersburg, Aksi Teror ke-5 di Rusia Sepanjang 2017

Selain dua tewas, ledakan juga menyebabkan setidaknya delapan orang mengalami luka-luka.

Salah seorang warga, Nguyen Thi Tap mengatakan pada AFP, rumahnya mengalami kerusakan parah akibat ledakan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami sangat ketakutan. Saya mengira rumah saya tersambar petir. Saya memeluk putri saya saat pintu-pintu rumah berjatuhan," kata dia.

Pihak berwajib masih menyelidiki penyebab ledakan.

Seorang pejabat lokal yang ingin dirahasiakan namanya, di daerah tempat terjadinya ledakan banyak warganya yang mencari nafkah dengan mengumpulkan kepingan logam.

Potongan logam yang dikumpulkan terkadang berasal dari sisa-sisa bom perang Vietnam dan tak jarang pekerjaan mengumpulkan sisa bom itu berakhir dengan tragedi.

Baca juga: Ledakan Petasan pada Festival Malam Natal di Kuba Lukai 39 Orang

Agustus 2017 lalu, enam orang termasuk tiga anak-anak menjadi korban tewas, setelah sebuah bom dari era perang meledak di provinsi Kanh Hoa.

Laporan saat itu menyebutkan ledakan terjadi karena pekerja yang menganggap bom sudah tak aktif dan membukanya secara paksa.

Sejak berakhirnya perang Vietnam pada 1975, lebih dari 42.000 orang menjadi korban tewas dan 62.000 lainnya terlika akibat bom, maupun rudal milik pasukan AS yang tak meledak.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X