Pakistan Panggil Duta Besar AS Terkait Cuitan Trump

Kompas.com - 02/01/2018, 15:02 WIB
Duta Besar AS untuk Pakistan David Hale (kanan) bersama Menteri Luar Negeri Pakistan Khawaja Muhammad Asif, saat pertemuan bilateral di Islamabad, 6 November 2017. Aamir Qureshi / AFPDuta Besar AS untuk Pakistan David Hale (kanan) bersama Menteri Luar Negeri Pakistan Khawaja Muhammad Asif, saat pertemuan bilateral di Islamabad, 6 November 2017.
|
EditorAgni Vidya Perdana

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Departemen Luar Negeri Pakistan langsung memanggil duta besar AS sebagai reaksi atas cuitan Presiden Donald Trump.

Duta Besar AS untuk Pakistan David Hale telah diminta untuk datang ke Departemen Luar Negeri di Islamabad pada Senin (1/1/2018) malam.

Dikutip dari AFP, Selasa (2/1/2018), seorang juru bicara kedutaan AS telah mengkonfirmasi pertemuan Hale dengan para pejabat luar negeri Pakistan.

"Ada pertemuan, tapi kami tidak akan berkomentar tentang isi dari pertemuan tersebut," kata juru bicara kedutaan AS.


Hal tersebut sebagai respon atas tuduhan yang dilayangkan Presiden AS Donald Trump terhadap Pakistan dengan menyebut negara itu telah menyediakan tempat aman bagi para teroris Afghanistan.

Baca juga: AS Ancam Bakal Hentikan Anggaran Bantuan untuk Pakistan

Trump, kembali membuat kontroversi setelah melalui cuitannya di Twitter, menyebut Pakistan tidak memberi balasan apapun sedangkan AS telah memberikan dana bantuan hingga miliaran dolar AS selama 15 tahun kepada Pakistan.

Atas tuduhan itu, Pakistan langsung bereaksi dan membantah tuduhan serta mengatakan telah berbuat banyak untuk AS.

Pakistan menyebut telah membantu AS menekan Al Qaeda, namun justru dibalas dengan pernyataan Trump yang mengaku menyesal dan tidak percaya kepadanya.

Dalam tulisan di media sosialnya, Trump juga mengatakan pemberian bantuan kepada Pakistan sebagai sebuah kesalahan.

Hal tersebut melanjutkan keputusan pemerintahan Trump pada Agustus 2017 lalu yang mempertimbangkan menahan pemberian bantuan sebesar 255 juta dolar AS untuk Pakistan karena dianggap gagal memberantas kelompok teror di Pakistan.

Baca juga: Palestina Panggil Utusannya untuk Organisasi Pembebasan di AS

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
Kembali Disebut Trump 'Pria Roket', Kim Jong Un Tidak Senang

Kembali Disebut Trump "Pria Roket", Kim Jong Un Tidak Senang

Internasional
Trump Sebut Perdana Menteri Kanada 'Si Muka Dua' di Pertemuan NATO

Trump Sebut Perdana Menteri Kanada "Si Muka Dua" di Pertemuan NATO

Internasional
13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

Internasional
Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Internasional
Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Internasional
Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Internasional
Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Internasional
AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

Internasional
Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Internasional
Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Internasional
Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

Internasional
UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X