Olimpiade Musim Dingin, Ajang Perdamaian Korea Utara dan Korea Selatan?

Kompas.com - 02/01/2018, 13:29 WIB
Menteri Unifikasi Korea Selatan Cho Myoung Gyon berbicara dalam sebuah konferensi pers di kompleks pemerintah di Seoul, Korea Selatan, Selasa (2/1/2018). (AFP/Ung Yeon Je) Ung Yeon JeMenteri Unifikasi Korea Selatan Cho Myoung Gyon berbicara dalam sebuah konferensi pers di kompleks pemerintah di Seoul, Korea Selatan, Selasa (2/1/2018). (AFP/Ung Yeon Je)
|
EditorVeronika Yasinta


SEOUL, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Selatan mengajukan pertemuan tingkat tinggi dengan Korea Utara pada 9 Januari 2018, setelah pemimpin Korut Kim Jong Un memberikan sebuah terobosan baru dalam hubungan keduanya.

Korea Utara juga kemungkinan berpartisipasi dalam ajang Olimpiade Musim Dingin 2018, di Pyeongchang, Korea Selatan.

Dilansir dari AFP, Selasa (2/1/2018), Kim memanfaatkan momen Tahun Baru untuk menyerukan pengembangan senjata nuklir di negaranya.

Namun, ancaman itu dipermanis dengan ungkapan atas ketertarikannya dalam dialog dengan Korea Selatan dan rencana keikutsertaan negaranya dalam Olimpiade 2018.

Baca juga : Kim Jong Un Ajak Korsel Berdialog

Menteri unifikasi Korea Selatan, Cho Myoung Gyon mengatakan Seoul akan mengulangi kesediaannya untuk mengadakan pembicaraan dengan Korea Utara kapan saja, di mana saja, dan dalam bentuk apa pun.

"Kami berharap Selatan dan Utara bisa saling bertatap muka dan mendiskusikan partisipasi delegasi Korea Utara di Olimpiade Pyeongchang," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia juga menambahkan pembicaraan kedua belah pihak yang berseteru sejak akhir perang Korea pada 1950-1953 itu juga termasuk memperbaiki hubungan Korea Utara dan Korea Selatan.

Terakhir kali, perundingan tingkat tinggi di antara kedua negara tersebut berlangsung pada 2015.

Presiden Korea Selatan Moon Jae In menyambut baik usulan Kim untuk memulai kesempatan berdialog.

Baca juga : Kim Jong Un Ingin Berdamai dengan AS?

Namun, perbaikan hubungan kedua negara harus berjalan seiring dengan langkah menuju denuklirisasi.

Moon mengusulkan Palang Merah dan perundingan militer tahun lalu, namun tidak pernah dijawab oleh Korea Utara.

Pyongyang telah mengguncang masyarakat internasional dalam beberapa bulan terakhir dengan peluncuran misilnya dan uji coba keenammnya merupakan paling kuat.

Korea Utara juga mengabaikan serangkaian sanksi baru dan retorika yang terus meningkat dengan Amerika Serikat.

Terobosan perdamaian

Ajakan Kim merupakan indikasi pertama kesediaan Korea Utara untuk berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin yang berlangsung dari 9 Februari 2018 sampai 25 Februari 2018.

Partisipasi itu diharapkan menjadi kesempatan terobosan untuk perdamaian di Semenanjung Korea.

Lokasi utama Olimpiade Musim Dingin 2018 berjarak 80 km dari perbatasan dengan Korea Utara.

Baca juga : Kim Jong Un Serukan Korut Produksi Massal Senjata Nuklir

Dalam pidatonya pada Senin (1/1/2018), Kim mengatakan Olimpiade bisa menjadi momen bagi pejabat negara tetangganya untuk bertemu dalam waktu dekat.

Korea Selatan dan penyelenggara Olimpiade berkeinginan agar Korea Utara turut ambil bagian dalam ajang olahraga internasional.

Keikutsertaan Korea Utara dalam acara olahraga di Korea Selatan sangat bergantung pada situasi politik dan militer, meski sebelumnya Korea Utara mengirim tim penuh ke Asian Games 2014 di Incheon, dekat Seoul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.