Kompas.com - 01/01/2018, 15:48 WIB
EditorArdi Priyatno Utomo

BAGHDAD, KOMPAS.com - 9 Desember, Irak melalui Perdana Menteri Haider al-Abadi mendeklarasikan telah terbebas dari kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Kemenangan ini disambut oleh seluruh masyarakat yang ada di Irak. Sebab, selama tiga tahun terakhir, mereka harus hidup dalam teror yang diciptakan oleh ISIS.

Seperti laporan staf KBRI di Baghdad, Agus dan Minan, warga turun ke jalan untuk merayakan Tahun Baru Senin (1/1/2018) waktu setempat.

Jalan-jalan yang ada di seluruh Baghdad tidak hanya dipenuhi oleh kendaraan.

Warga juga memadati beberapa pusat hiburan seperti Al Zawra Park yang merupakan wahana hiburan terbesar di Irak.

Baca juga : Anggota ISIS di Irak dan Suriah Tersisa Kurang dari 1.000 Orang

Kemudian masyarakat juga menikmati malam pergantian tahun di mall terbesar Irak, Mansour Mall.

Salah satu warga, Ihab, menjelaskan bahwa malam pergantian tahun menuju 2018 terasa sangat menyenangkan bagi dia dan warga yang lainnya.

Sebab, mereka bisa merayakannya tanpa harus takut berada di bawah desingan peluru, atau dentuman meriam ketika pasukan pemerintah, dibantu paramiliter setempat, memerangi ISIS.

"Anda bisa lihat seluruh masyarakat bergembira saat ini. Sebab, untuk pertama kalinya kami bisa terbebas dari segala cobaan," ujar Ihab.

Kini, lanjut Ihab, yang diperlukan Irak adalah menjaga momentum kebahagiaan tersebut.

Apalagi, setelah deklarasi kemenangan atas ISIS, pemerintahan Abadi mulai fokus kepada proses rekonstruksi, rekonsiliasi, dan pembangunan kembali Irak.

Menteri Perencanaan Salman Jumalili berkata, untuk memulihkan Irak pasca-berkuasanya ISIS selama tiga tahun, dibutuhkan dana hingga 100 miliar, atau sekitar Rp 1.354 triliun.

Baca juga : Irak Butuh Rp 1.354 Triliun Bangun Kembali Kota yang Dihancurkan ISIS

"Kami berharap bisa terus menjalani kehidupan tanpa mengalami gangguan seperti yang lalu," ucap Ihab.

Warga Baghdad lainnya, Hasan, menyatakan kemenangan Irak atas ISIS bisa memberikan dampak positif bagi seluruh kawasan Timur Tengah.

"Kami berharap ke depannya, Irak semakin aman, dan perdamaian bakal terwujud di Timur Tengah dan dunia," ulas Hasan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.