Pesawat Jatuh di Kosta Rika, 10 Turis AS Tewas - Kompas.com

Pesawat Jatuh di Kosta Rika, 10 Turis AS Tewas

Kompas.com - 01/01/2018, 12:47 WIB
Puing-puing pesawat Cessna 208 Caravan yang jatuh di barat laut Kosta Rika Minggu (31/12/2017). Akibat insiden itu, seluruh penumpang yang merupakan turis asa AS, dan dua pilot Kosta Rika tewas.Kementerian Keselamatan Publik Kosta Rika via Sky News Puing-puing pesawat Cessna 208 Caravan yang jatuh di barat laut Kosta Rika Minggu (31/12/2017). Akibat insiden itu, seluruh penumpang yang merupakan turis asa AS, dan dua pilot Kosta Rika tewas.

SAN JOSE, KOMPAS.com - Sebuah pesawat baling-baling tunggal Cessna 208 Caravan jatuh di hutan Kosta Rika Minggu (31/12/2017). Kecelakaan itu terjadi di sebelah barat laut Region Guanacaste.

Pesawat yang membawa 10 turis Amerika Serikat ( AS) itu berangkat dari San Jose menuju sebuah resor liburan di Punta Islita.

Namun, sekitar 36 menit setelah lepas landas, pesawat dilaporkan jatuh dan terbakar di hutan. AFP memberitakan, seluruh turis, dan dua pilot Kosta Rika tidak selamat dalam kecelakaan itu.

"Pemerintah sangat berduka atas meninggalnya 10 turis AS dan dua pilot Kosta Rika dalam kecelakaan udara itu," kata Presiden Luis Guillermo Solis dalam pernyataan resmi.

Baca juga : Turis AS Tewas Digigit Hiu di Pantai Kosta Rika

Otoritas transportasi Kosta Rika menuturkan, pesawat itu merupakan milik maskapai Nature Air.

Nature Air adalah maskapai yang melayani penerbangan di seluruh negeri, dan kadang bisa dicarter untuk liburan.

"Kami masih mencari tahu apa penyebab pesawat bisa jatuh sesaat setelah lepas landas," kata Solis.

Masih Bersaudara
Pemerintah Kosta Rika merilis seluruh korban pesawat Cessna 208 Caravan yang jatuh di Punta Islita.

Lima dari 10 turis diduga mempunyai hubungan kekerabatan karena nama belakang mereka yang sama.

Mereka adalah Bruce Steinberg, Irene Steinberg, Matthew Steinberg, William Steinberg, dan Zachary Steinberg.

Sedangkan dua pilot Kosta Rika tercatat atas nama Juan Manuel Retana Chinchilla dan Emma Ramos.

Retana Chinchilla, seperti diwartakan AFP, ternyata masih sepupu mantan Presiden Laura Chinchilla yang merupakan pendahulu Solis.

"Anda akan selamanya berada di hati kami, Juan Manuel Retana tersayang," kata Chinchilla di Twitter.

Penyelidik melanjutkan, ke-10 wisatawan itu membayar 2.300 dolar AS, sekitar Rp 31 juta, sebagai biaya penerbangan mereka.

Baca juga : Jika Perekonomian Tidak Dinilai, Kosta Rika Disebut Negara Paling Bahagia


EditorArdi Priyatno Utomo
SumberAFP

Close Ads X