Kompas.com - 31/12/2017, 22:27 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran mengumumkan memblokir dua media sosial terpopuler di sana, Instagram dan Telegram, Minggu (31/12/2017).

Keputusan itu diambil setelah dua warga sipil dilaporkan tewas ketika bentrok dengan aparat keamanan di Dorud Sabtu (30/12/2017).

Kantor berita pemerintah, ISNA via Sky News menyatakan, dua aplikasi tersebut dianggap sebagai media utama yang dipakai para pengunjuk rasa.

Materi propaganda dibagikan via Telegram. Sementara gambar-gambar saat demonstrasi diambil, dan disalurkan melalui Instagram.

"Telah diputuskan bahwa akses Telegram dan Instagram sangat dilarang," ujar seorang sumber di internal pemerintahan.

Baca juga : Demo Anti-pemerintah Landa Iran, 2 Orang Dikabarkan Tewas

CEO Telegram, Pavel Durov, menyayangkan sikap rezim Hassan Rouhani dengan berkicau di Twitter.

"Otoritas Iran teleh memblokir akses menuju Telegram setelah publik menolak untuk menutup media sosial yang melakukan protes secara damai ini," kata Durov.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Lorestan, Habibollah Khojastehpour menyatakan, dua warga sipil yang belum diketahui identitasnya itu tewas dalam sebuah unjuk rasa ilegal.

"Saya memastikan aparat keamanan tidak menembak warga. Itu hanyalah isu yang dihembuskan agen asing dan musuh revolusi," kecam Khojastehpour.

Kanal Telegram pasukan Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa tembakan berasal dari kelompok bersenjata misterius.

Halaman:
Sumber Sky
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.