Dinyatakan Meninggal dan Dikremasi, Pria di Thailand Pulang 7 Bulan Kemudian

Kompas.com - 29/12/2017, 20:13 WIB
Sakorn Sacheewa (44) kembali ke rumah tujuh bulan setelah keluarganya menggelar upacara pemakaman dan kremasi untuk jenazah seorang pria. Thai PBS via MirrorSakorn Sacheewa (44) kembali ke rumah tujuh bulan setelah keluarganya menggelar upacara pemakaman dan kremasi untuk jenazah seorang pria.
|
EditorAgni Vidya Perdana

BANGKOK, KOMPAS.com - Seorang pria di Thailand membuat keluarganya terkejut setelah kembali dalam keadaan sehat, tujuh bulan usai polisi menyatakan dirinya telah meninggal.

Sakorn Sacheewa, nama pria itu, berasal dari provinsi Si Ka Ket, Thailand, dilaporkan oleh polisi telah meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di distrik Phra Nakhon pada 18 Mei 2017 lalu.

Polisi menemukan tubuh seorang pria yang telah meninggal dunia karena sakit pencernaan. Saat ditemukan tubuh pria itu sudah membengkak dan sulit dikenali.

Namun polisi menemukan kartu identitas atas nama Sacheewa dan menghubungi pihak keluarga. Keluarga Sacheewa diminta datang untuk mengambil jenazah pria itu.


Baca juga: Ingin Memberi Makan, Pria Thailand Nyaris Tewas Diserang Beruang

Salah seorang kerabat telah mengatakan kepada polisi jika jenazah pria itu bukan Sacheewa karena bentuk giginya tidak sama.

Akan tetapi mereka tetap dipaksa membawa pulang dan akhirnya mengadakan upacara pemakaman untuk 'Sacheewa'.

Sekitar tujuh bulan kemudian, Sakorn Sacheewa yang sebenarnya memutuskan untuk pulang setelah lama meninggalkan rumah untuk bekerja di bagian lain negara Thailand.

Tak pelak, kepulangan Sacheewa mengejutkan keluarganya. Dia mengaku sempat kehilangan kartu identitasnya karena dicuri seorang rekan kerja di Myanmar.

Setelah kabar Sacheewa yang 'hidup' kembali tersebar, polisi pun kembali dibuat berpikir untuk mengungkap identitas jenazah yang telah dikremasi tujuh bulan lalu.

Baca juga: Pemandu Wisata Asal China Diinjak Gajah hingga Tewas di Thailand

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Mirror
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X