Polisi Thailand Pakai DNA untuk Buktikan Pemenang Lotere Rp 12 Miliar

Kompas.com - 28/12/2017, 21:07 WIB
Ilustrasi Pemenang Lotere ThinkstockIlustrasi Pemenang Lotere
|
EditorArdi Priyatno Utomo

BANGKOK, KOMPAS.com - Polisi di Thailand bakal menggunakan tes DNA untuk menentukan pemenang sebuah undian lotere dengan hadiah senilai 30 baht Thailand, atau sekitar Rp 12,4 miliar.

Keputusan ini diambil pasca-seorang guru, Preecha Kraikruan, merasa kehilangan tiketnya yang disinyalir menang dalam pengundian November lalu.

Dari hasil penelusuran polisi, hadiah tersebut jatuh ke tangan pensiunan polisi berusia 62 tahun, Charoon Wimon, yang tinggal di Provinsi Kanchanaburi.

Karena kedua pihak sama-sama ngotot mengklaim hadiah tersebut, polisi kemudian mengambil langkah untuk melaksanakan tes genetik.

Baca juga : Pemandu Wisata Asal China Diinjak Gajah hingga Tewas di Thailand

Kantor berita AFP melaporkan Kamis (28/12/2017), DNA Kraikruan dan Wimon diambil dari sidik jari yang tertera di tiket.

Polisi menyatakan, hasil tes DNA bakal diketahui Januari mendatang.

"Hingga hasil tes datang, kami tidak melakukan tuntutan," kata wakil komandan polisi Kanchanaburi, Krissana Sapdet.

Lotere yang dikelola pemerintah Thailand, diundi dua kali sebulan, mendapat tempat di warga setelah pemerintah melarang hampir semua bentuk perjudian.

Diwartakan AFP, banyak pakar supranatural beralih menjadi peramal lotere.

Mereka memprediksi angka yang bakal keluar berdasarkan tanggal spesial, atau momen-momen penting yang terjadi.

Baca juga : Akhir 2017, Perdagangan Thailand-Korea Utara Nol

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X