Kompas.com - 28/12/2017, 18:35 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

HARARE, KOMPAS.com - Mantan Panglima Militer Zimbabwe, Jenderal Constantino Chiwenga, disumpah sebagai salah satu wakil presiden Kamis (28/12/2017).

Selain dia, AFP melansir Presiden Emmerson Mnangagwa juga melantik Kembo Mohadi.

Mnangagwa menjadi perbincangan dunia setelah menggelar kudeta terhadap pendahulu Mnangagwa, Robert Mugabe, 14 November lalu.

Sebelumnya, Chiwenga mendesak agar Mugabe menghentikan aksi pembersihan sejumlah tokoh di partai berkuasa Zimbabwe, Zanu-PF.

Salah satu yang didepak adalah Mnangagwa, yang sebelumnya dikenal sekutu politik terdekat Mugabe.

Baca juga : Presiden Baru Zimbabwe Janji Buka Investasi dan Berantas Korupsi

Pembersihan itu dilakukan sebagai upaya memuluskan jalan sang istri, Grace Mugabe, memegang tampuk sebagai orang nomor satu di Zimbabwe.

"Kami ingatkan bahwa ketika berkaitan dengan masalah melindungi revolusi maka militer tak akan ragu untuk mengambil tindakan," ujar Chiwenga.

Ucapan itu direalisasikan dengan mengirim empat unit tank ke ibu kota Zimbabwe.

Kudeta itu memaksa Mugabe untuk lengser dari kursinya sepekan kemudian (21/11/2017), setelah 37 tahun berkuasa.

"Saya akan mengemban tugas ini dengan kekuatan, pengetahuan, dan kemampuan terbaik saya," kata Chiwenga saat mengucapkan sumpah wakil presiden.

Di hadapan jurnalis, Mnangagwa berkata bahwa tugas wapres adalah menggerakan para menteri.

"Performa menteri-menteri itu tercermin dari pengawasan seperti apa yang diberikan," tutur Mnangagwa.

Baca juga : Komandan Tentara Zimbabwe Mengundurkan Diri

Hadiah Bagi Para Penumbang Mugabe?
AFP melaporkan, Chiwenga menjadi wajah baru dalam pemerintahan transisi yang dibuat oleh Presiden Emmerson Mnangagwa.

Namun, tidak sedikit kalangan yang melihatnya sebagai "hadiah" karena berhasil menghempaskan Mugabe.

Sebelum Chiwenga, mantan anak buahnya, Mayjen Sibusiso Moyo diangkat sebagai menteri luar negeri.

Moyo adalah perwira yang muncul di televisi dan memberitakan soal kudeta yang dilakukan militer terhadap Mugabe.

Selain mereka berdua, Mnangagwa juga melantik Chris Mutsvangwa sebagai menteri informasi.

Mutsvangwa adalah ketua asosiasi veteran perang Zimbabwe, dan sosok yang dikenal sebagai pendukung Mugabe sebelum kemudian berbalik melawannya.

Baca juga : Impian Pemerintah Baru Zimbabwe untuk Membangkitkan Ekonomi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.