Ledakan Saint Petersburg, Aksi Teror ke-5 di Rusia Sepanjang 2017

Kompas.com - 28/12/2017, 17:59 WIB
Petugas pemadam kebakaran dan polisi sedang bekerja di lokasi ledakan bom, di sebuah supermarket di Saint Petersburg, Rusia, Rabu (27/12/2017). (AFP/Olga Maltseva) Petugas pemadam kebakaran dan polisi sedang bekerja di lokasi ledakan bom, di sebuah supermarket di Saint Petersburg, Rusia, Rabu (27/12/2017). (AFP/Olga Maltseva)
|
EditorArdi Priyatno Utomo

MOSKWA, KOMPAS.com - Ledakan di supermarket Saint Petersburg, Rusia Rabu (27/12/2017) masih diinvestigasi oleh kepolisian.

Hingga kini, polisi belum menemukan motif, atau pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan yang melukai 13 orang tersebut.

Dilansir dari AFP Kamis (28/12/2017), ledakan di supermarket Saint Petersburg menjadi aksi teror kelima yang diterima Rusia sepanjang 2017.

Baca juga : Bom Rakitan Meledak di St Petersburg, 10 Orang Terluka

Berikut empat aksi teror lain yang terjadi di Rusia pada 2017:

  • 3 April 2017

Sebuah bom meledak di kereta metro Saint Petersburg, dan membunuh 15 orang serta melukai puluhan penumpang lainnya.

Bom tersebut adalah aksi bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pemuda imigran berusia 22 tahun asal Kirgistan.

Batalion Imam Shamil, grup yang berafiliasi dengan Al Qaeda, mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Insiden tersebut adalah yang pertama pasca-bom yang meledak pada 31 Oktober 2015 di pesawat yang membawa turis Rusia ke Mesir, dan menewaskan 224 orang.

Baca juga : Ledakan di St Petersburg Disebut Aksi Bom Bunuh Diri Warga Kyrgyzstan

  • 6 April 2017

Serangan terjadi di selatan kota Atrakhan. Menewaskan dua polisi lalu lintas dan melukai tiga tentara dari Garda Nasional.

Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) menyatakan dengan sengaja menyerang kota tersebut.

  • 19 Agustus 2017

Seorang pelaku berpisau menusuk pengguna jalan di Surgut, sebuah kota yang terletak di sebelah barat Siberia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X