Kompas.com - 28/12/2017, 14:12 WIB
Tentara Suriah berbaris di alun-alun Saadallah al-Jabiri saat peringatan satu tahun direbutnya Aleppo, 21 Desember 2017. George Ourfalian / AFPTentara Suriah berbaris di alun-alun Saadallah al-Jabiri saat peringatan satu tahun direbutnya Aleppo, 21 Desember 2017.
|
EditorAgni Vidya Perdana

BAGHDAD, KOMPAS.com - Pasukan koalisi pimpinan AS menyampaikan hingga kini tidak ada rencana mereka untuk memerangi sisa-sisa kelompok ISIS yang ada di wilayah Suriah.

Mayor Jenderal Angkatan Darat Inggris Felix Gedney yang juga pejabat senior di koalisi AS mengatakan, mereka akan tetap menyerahkan kepada pemerintah Suriah untuk memerangi militan ISIS di daerah yang dikendalikan pasukan di bawah Presiden Bashar al Assad.

Meskipun, ditambahkannya, pemerintah Suriah juga tidak dapat berbuat banyak dalam menghentikan gerilyawan ISIS yang akan melintasi perbatasan dan menuju Irak.

Baca juga: Serbuan Rusia dan Koalisi AS ke ISIS Salah Alamat, 28 Warga Tewas

"Mereka (militan ISIS) tampaknya masih dapat bergerak bebas di tengah wilayah yang dikuasai rezim. Hal itu dapat berarti rezim yang tidak mengambil langkah apapun, atau memang tidak mampu untuk mengalahkan militan ISIS di wilayah mereka," kata Gedney.

Gedney yang menjabat wakil komandan strategi di pasukan koalisi mengatakan, militan ISIS telah terlihat bergerak ke arah barat Suriah menuju sungai Efrat.

Namun selama masih berada di sisi barat dengan adanya tentara militer Suriah bersama sekutunya yang didukung kekuatan udara Rusia, maka para gerilyawan ISIS belum menjadi urusan koalisi AS.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami akan tetap menjaga untuk tidak bersinggungan dengan Rusia. Tapi kami memang tidak berniat untuk beroperasi di wilayah yang saat ini dipegang rezim," kata Gedney dikutip dari Al Arabiya, Kamis (28/12/2017).

Antara Rusia dengan AS memang telah ada pembicaraan untuk menghindari kemungkinan kedua pihak saling serang dalam menanggulangi militan ISIS.

"Kami akan meminta rezim Suriah untuk mengatasi ISIS dari daerah-daerah yang saat ini berada di bawah kendali mereka," tambahnya.

Baca juga: Anggota ISIS di Irak dan Suriah Tersisa Kurang dari 1.000 Orang

Sebelumnya diberitakan, anggota ISIS yang ada di Irak dan Suriah diperkirakan tidak sampai 1.000 orang.

Walau demikian, Menteri Pertahanan AS Jim Mattis menegaskan militer AS akan tetap memerangi mereka demi mencegah munculnya kelompok ISIS versi baru.



Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X