Kompas.com - 28/12/2017, 10:52 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

SEOUL, KOMPAS.com — Sejumlah pembelot Korea Utara terdeteksi mengalami paparan radiasi. Mereka sebelumnya tinggal di kawasan sekitar lokasi uji coba nuklir.

Setidaknya empat pembelot asal Korea Utara yang menunjukkan gejala-gejala paparan radiasi.

Namun, dokter belum dapat memastikan apakah gangguan kesehatan tersebut disebabkan uji coba nuklir yang dilakukan Pyongyang.

Empat pembelot Korea Utara tersebut mengaku awalnya mereka bertempat tinggal di Kilju, sebuah kota yang terletak di Provinsi Hamgyong.

Di kota itu pula terletak Punggye-ri yang menjadi situs uji coba nuklir oleh Korea Utara.

Baca juga: Terowongan Punggye-ri Runtuh, Jepang Terancam Dampak Radiasi

Ada sekitar 30 mantan warga Kilju yang menyeberang ke Korea Selatan. Mereka dalam pemeriksaan oleh tim dokter di Seoul sejak Oktober atau sebulan setelah uji coba nuklir keenam oleh Korea Utara.

"Mereka terpapar radiasi Mei 2009 hingga Januari 2013. Mereka menyeberang ke Korea Selatan sebelum uji coba nuklir dilakukan belakangan ini," kata peneliti dari Institut Energi Atom Korea yang melakukan pemeriksaan.

Korea Utara telah melakukan uji coba bom nuklir enam kali sejak 2006 yang dilakukan di sebuah terowongan di bawah Gunung Punggye-ri.

KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO Uji Coba Nuklir Korea Utara

Para peneliti memperingatkan akan bahaya radiasi yang ditunjukkan oleh para pembelot. Bahkan, salah satu yang pernah tinggal di Punggye-ri menunjukkan gejala yang spesifik.

Para ahli berpendapat uji coba nuklir yang terus dilakukan berisiko menimbulkan polusi radioaktif.

Baca juga: Guncangan Kuat di Korea Utara, Diduga Ledakan Uji Coba Nuklir

Langkah pencegahan juga telah dilakukan Pelaksana Keselamatan Nuklir China dengan memantau tingkat radiasi di sepanjang perbatasan dengan Korea Utara.

Awal Desember lalu, surat kabar pemerintah di Provinsi Jilin, yang berbatasan langsung dengan Korea Utara dan Rusia, telah memuat tips melindungi diri dari efek senjata nuklir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.