Gedung Pencakar Langit di China Dilelang via "Online" Rp 1 Triliun

Kompas.com - 27/12/2017, 14:12 WIB
Gedung ini dilelang senilai 553 juta yuan atau Rp 1,1 triliun di situs Tabao. (BBC) Gedung ini dilelang senilai 553 juta yuan atau Rp 1,1 triliun di situs Tabao. (BBC)
|
EditorVeronika Yasinta


SHANXI, KOMPAS.com — Sebuah gedung pencakar langit dengan ketinggian 156 meter di sebelah utara Provinsi Shanxi, China, terdaftar dalam situs lelang online Tabao.

Dilansir dari BBC, Rabu (27/12/2017), pengambilalihan gedung dengan luas lahan 76.000 meter persegi itu dijadwalkan pada 2 Januari 2018 dengan harga senilai 553 juta yuan atau Rp 1,1 triliun.

Dalam situs tersebut, lelang online akan membantu transparasi penjualan properti itu.

Pembangunan gedung dimulai pada 2006 dan selesai dibangun pada 2011. Namun, pengembang mengalami masalah pendanaan.

Baca juga: Afsel Berupaya Ganjal Rencana Lelang Online Cula Badak Minggu Depan

Akibatnya, bangunan disita pengadilan tinggi Provinsi Shanxi.

Foto yang tercantum di situs lelang memperlihatkan bangunan gedung yang belum selesai, lengkap dengan tempat parkir dengan sedikit pencahayaan dan lantai yang di atasnya terdapat tumpukan bahan bangunan.

Pengadilan setempat mulai melelang gedung berlantai 39 itu pada 1 Desember 2017.

Bagian dalam gedung pencakar langit mungkin masih membutuhkan sedikit pengerjaan. (BBC) Bagian dalam gedung pencakar langit mungkin masih membutuhkan sedikit pengerjaan. (BBC)

Lelang gedung di China bukanlah produk tidak biasa pertama yang terdaftar di Tabao.

Awal tahun ini, dua pesawat Boeing 747 terjual dalam lelang online dengan harga lebih dari 320 juta yuan atau Rp 661 miliar.

Kemudian, pada awal November 2017, sebuah gedung setinggi 28 lantai dilelang seharga 219 juta yuan atau Rp 435 miliar.

Baca juga: Di China, Pesawat Boeing 747 Dilelang Secara Online

Laman Tabao sudah dipenuhi berbagai jenis bangunan yang akan dijual, mulai dari pusat perbelanjaan hingga hotel. Sebagian besar bangunan berasal dari hasil sitaan pengadilan di China.

"Lelang online membantu transparansi dalam urusan hukum karena semua informasi ada dan terlihat semua orang," ujar Lu Weixing, General Manager Alibaba, perusahaan induk Tabao.

Jadi, apakah Anda berminat membeli gedung dan bangunan yang dilelang?



Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X