Kompas.com - 26/12/2017, 10:08 WIB
 Sekitar 3.000 orang dibubarkan polisi setelah berpesta rayakan Natal di Sydney tenggara, Australia. (Australia Plus)


Sekitar 3.000 orang dibubarkan polisi setelah berpesta rayakan Natal di Sydney tenggara, Australia. (Australia Plus)
EditorVeronika Yasinta


SYDNEY, KOMPAS.com — Polisi membubarkan pesta Natal di Pantai Little Bay, Sydney, Australia, Senin (25/12/2017), setelah unggahan di media sosial menunjukkan orang-orang berkumpul sambil minum-minuman keras.

Australia Plus melaporkan, sekitar 3.000 warga menghadiri sebuah pesta di Pantai Little Bay pada Natal. Polisi menerima panggilan sebelum pukul 15.00 waktu setempat.

Polisi kemudian memindahkan orang-orang dari pantai yang merupakan zona bebas alkohol ke jalanan dekat pantai.

Petugas kepolisian butuh waktu sekitar 2,5 jam untuk membubarkan orang-orang dan meminta mereka pergi dengan berjalan kaki atau naik bus.

Baca juga: Simak Etika Rayakan Pesta Natal

Dua anggota polisi terluka setelah diduga terkena pukulan botol dan diserang saat mereka membubarkan kerumunan. Keduanya mengalami luka ringan dan langung mendapat penanganan di tempat kejadian.

Dua perempuan, berusia 23 dan 25 tahun, ditangkap kemudian dibawa ke kantor Kepolisian Maroubra. Keduanya diberikan jaminan bersyarat sebelum hadir di pengadilan Waverley tanggal 31 Januari.

Menurut beberapa backpacker yang berada di pesta tersebut, penonton menjadi liar setelah polisi mulai menggunakan kekuatan yang sebenarnya tidak diperlukan.

Mereka mengklaim beberapa orang terluka dan polisi tersebut juga menggunakan semprotan merica. Sementara paramedis yang tiba di lokasi langsung menangani mereka yang terluka.

Baca juga: Beri Pesan Natal, Paus Fransiskus Serukan Perdamaian di Yerusalem

Rekaman video yang diunggah ke jejaring sosial menunjukkan seorang petugas polisi mendorong tiga wanita ke jalan saat kerumunan sedang berjalan.

Sementara itu, ribuan warga juga merayakan Natal dengan bermabuk-mabukan di Pantai St Kilda, Melbourne, Australia, Senin (25/12/2017) sore waktu setempat. Dua orang ditangkap dan satu orang masuk rumah sakit setelah ditabrak sebuah trem.

Jason Kelly dari Kepolisian Victoria mengatakan, polisi mendatangi pesta itu karena orang mabuk akibat meminum alkohol dalam jumlah besar.

Baca juga: Polisi Australia Amankan 1,2 Ton Sabu Senilai Rp 10 Triliun

Menurut keterangannya, banyak sampah yang ditinggalkan di tepi pantai menunjukkan orang-orang tidak menghormati warga lokal yang tinggal di kawasan setempat.

"Sangat mengecewakan, jumlah polisi yang dikerahkan cukup signifikan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.