Kompas.com - 25/12/2017, 16:35 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menuai kritikan dari warganet ketika memposting sebuah kicauan di Twitter.

Semua dimulai ketika Trump mengunggah tweet bahwa semua orang sangat bahagia karena bisa kembali mengucapkan "selamat Natal"

"Saya sangat bangga memimpin sebuah serangan untuk melepaskan tuduhan dari kalimat kami yang sangat indah ini. Selamat Natal," ujar Trump dalam kicauannya.

Dilansir Huffington Post Minggu (24/12/2017), ucapan Trump kampanyenya saat pemilu presiden 2016.

Baca juga : Gara-gara Trump, Malam Natal di Betlehem Tak Semeriah Biasanya

Trump berujar bakal mengakhiri "perang melawan Natal". Ucapan tersebut berdasarkan fakta bahwa mantan Presiden Barack Obama tidak pernah mengucapkan selamat Natal.

Selama dua periode kepemimpinannya, atau delapan tahun, keluarga Obama hanya mengucapkan "Selama Berlibur".

Namun, dikutip Sky News Senin (25/12/2017), klaim Trump bahwa dia mengakhiri "perang melawan Natal" malah menjadi bahan olok-olok netizen.

"Semua orang mengucapkan selamat Natal bahkan sebelum Anda menjadi presiden. Sayang sekali Anda mengeksploitasi kalimat ini demi keuntungan politis Anda," ujar akun bernama Chance The Rapper.

Akun dengan nama Ann K memposting sebuah video pendek yang menyangkal Obama tidak pernah mengucapka  selamat Natal.

Di video berdurasi 32 detik tersebut memperlihatkan Obama mengucapkan "selamat Natal" di berbagai kesempatan.

Adapun Shannon Watts, aktivis anti-kekerasan bersenjata, meyindir bahwa Trump sempat latah dengan mengucapkan "Selamat Berlibur".

Baca juga : Irlandia Izinkan Trump Bangun Tembok di Resor Golf Miliknya

"Setiap orang yang mengucapkan 'Selamat Berlibur" adalah yang terburuk," ujar Watts sambil memberikan gambar kicauan Trump pada tanggal 23 Desember 2010.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.