Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun ke-84, Ini Janjinya...

Kompas.com - 23/12/2017, 17:45 WIB
Kaisar Jepang Akihito berulang tahunnya yang ke-84 pada Sabtu (23/12/2017). (AP Photo) Kaisar Jepang Akihito berulang tahunnya yang ke-84 pada Sabtu (23/12/2017). (AP Photo)
|
EditorVeronika Yasinta


TOKYO, KOMPAS.com - Kaisar Jepang Akihito menandai ulang tahunnya yang ke-84 pada Sabtu (23/12/2017) dengan sebuah janji untuk memenuhi tugasnya sampai hari pengunduran dirinya pada 2019.

Dilansir dari Associated Press, Akihito melambaikan tangan kepada ribuan simpatisan dari balkon istana kerajaan.

Akihito mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah membantunya untuk mencapai tujuan pengabdiannya sebagai Kaisar Jepang.

Akihito masih memiliki rangkaian jadwal sibuk, seperti menandatangani dokumen resmi, menerima pejabat asing dan melakukan perjalanan ke daerah-daerah yang dilanda bencana.

Baca juga : Kaisar Jepang Isyaratkan Akan Lengser dalam Waktu Dekat

Kaisar masih akan terus bekerja sampai 30 April 2019, hari di mana dia dijadwalkan untuk turun takhta.

Putra sulungnya, Putra Mahkota Naruhito akan naik takhta keesokan harinya, pada tanggal 1 Mei 2019, di usia 59 tahun.

"Selama hari yang tersisa, saya terus melaksanakan tugas sebagai simbol negara," katanya.

"Saya ingin melakukan persiapan untuk memberikan obor ke era berikutnya," tambahnya.

Tahun lalu, Akihito pernah menyatakan keinginannya untuk turun takhta, dengan menyebutkan usianya dan kesehatan sebagai alasan utama.

Baca juga : Cucu Kaisar Jepang Lepas Status Bangsawan demi Menikahi Warga Biasa

Dia naik takhta pada usia 56, Januari 1989, setelah kematian ayahnya, Kaisar Hirohito, dan memulai Era Heisei.

Keinginan Akihito untuk meninggalkan takhta tersebut menghidupkan kembali perdebatan tentang monarki berusia 2.000 tahun di negara itu, termasuk peningkatan status perempuan dari anggota kerajaan dengan populasi yang menyusut ini.

Aturan saat ini melarang perempuan untuk menggantikan takhta kaisar. Perempuan juga bisa kehilangan status kerajaan mereka ketika menikahi orang biasa.

Baca juga : Puteri Kako, Cucu Kaisar Jepang Akihito Lanjutkan Studi ke Inggris

Berbeda dengan ayahnya yang disembah sebagai dewa sampai akhir Perang Dunia II, Akihito telah mengabdikan dirinya untuk menjadi sosok simbolis seperti yang didefinisikan dalam konstitusi damai Jepang pasca perang.

Kaisar Jepang terakhir yang memilih untuk turun takhta terjadi pada 200 tahun yang lalu, Kaisar Kokaku pada 1817.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X