Diduga Terkait Mafia, Polisi Italia Tahan Sopir "Ambulans Kematian"

Kompas.com - 22/12/2017, 15:47 WIB
Ilustrasi KompasIlustrasi
|
EditorArdi Priyatno Utomo

CATANIA, KOMPAS.com - Kepolisian Catania, Italia, menangkap seorang sopir ambulans karena diduga berkolaborasi dengan sindikat mafia Sisilia.

Dilansir The Local Italy Kamis (21/12/2017), sopir tersebut ditahan karena menjadi pelaku skandal "ambulans kematian".

Pria berusia 42 tahun itu dituduh membunuh tiga pasien selama dalam perawatan di dalam ambulans di Biancavilla.

Kepolisian menjelaskan seperti dilansir Rai News, modus pelaku adalah memasukkan udara ke tubuh pasien menggunakan suntik.

Baca juga : Polisi Italia Gelar Pencarian Besar-besaran demi Temukan Bos Mafia

Akibatnya, pasien meninggal akibat terkena embolisme. Pelaku kemudian menyarankan agar jenazah dikebumikan di rumah duka yang dia rekomendasikan.

Rumah duka itu ternyata dikelola oleh kelompok mafia yang ada di Sisilia.

"Dari rekomendasi itu, pelaku menerima komisi 300 euro, atau sekitar Rp 4,8 juta," ujar kepolisian dalam pernyataannya.

Skandal "ambulans kematian" di Sisilia ini telah terjadi sejak 2012.

Polisi menyatakan, sebanyak 50 pasien dilaporkan meninggal dunia ketika ditangani oleh ambulans.

Dari 50 korban, 12 diidentifikasi karena diduga meninggal secara tidak wajar.

Baca juga : Anggap Keluarganya Kotor, Pemuda di Italia Racuni Keluarga



Sumber The Local
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X