Kompas.com - 21/12/2017, 21:05 WIB
Api terlihat membumbung dari gedung delapan lantai di Jecheon, Korea Selatan, pada Kamis (21/12/2017). Lebih dari 20 orang tewas setelah gagal menyelamatkan diri. Yonhap / AFPApi terlihat membumbung dari gedung delapan lantai di Jecheon, Korea Selatan, pada Kamis (21/12/2017). Lebih dari 20 orang tewas setelah gagal menyelamatkan diri.
|
EditorAgni Vidya Perdana

SEOUL, KOMPAS.com - Kebakaran melanda sebuah pusat kebugaran di kota Jecheon, Kamis (21/12/2017), menyebabkan setidaknya 28 orang tewas dan 26 lainnya luka-luka.

Laporan resmi mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat dan dengan cepat menjalar ke seluruh gedung delapan lantai tersebut. Membuat banyak orang terjebak di dalam gedung.

Dinas Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan mengatakan, 20 korban ditemukan di tempat sauna, sedangkan lainnya tersebar di bagian lain gedung yang memiliki pusat kebugaran, pemandian umum hingga restoran itu.

"Api dari kebakaran menyebabkan terlalu banyak asap beracun yang menyebar dengan cepat, menyebabkan banyak orang gagal menyelamatkan diri," kata juru bicara pemadam kebakaran dikutip AFP.

Baca juga: Kebakaran di California Ancam 18.000 Bangunan dan Rumah Selebriti

Ditambahkannya, kemungkinan banyak korban yang tidak menyadari telah terjadi kebakaran hingga akhirnya tidak lagi memungkinkan untuk menyelamatkan diri.

Beberapa pengunjung berhasil selamat dengan cara melompat dari teras di luar ruangan dan mendarat di matras yang telah disiapkan petugas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumlah korban masih sangat mungkin bertambah karena petugas masih menyisir bangunan dan ruang-ruang yang hangus.

Diyakini, sumber api yang membakar gedung berasal dari tempat parkir di lantai pertama. Api sebagian besar telah dapat dipadamkan.

Insiden kebakaran itu disebut sebagai yang terbesar di Korea Selatan sejak 2008.

Presiden Moon Jae-in turut menyampaikan bela sungkawa dan mendesak pejabat terkait untuk melakukan upaya maksimal dalam menyelamatkan maupun mencari korban.

Baca juga: Sekolah Adakan Latihan Kebakaran, Satu Siswa Malah Bunuh Diri



Sumber AFP,Yonhap
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X