Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/12/2017, 13:35 WIB
Ardi Priyatno Utomo

Penulis

Sumber Sky,Yonhap,AFP

SEOUL, KOMPAS.com — Tentara Korea Utara kembali membelot ke wilayah Korea Selatan melalui zona demiliterisasi.

Seperti dilaporkan Yonhap via AFP, Kamis (21/12/2017), pasukan perbatasan Korsel melihat seorang serdadu Korut melintasi pos perbatasan di tengah kabut tebal.

Juru bicara Kepala Staf Gabungan, Roh Jae Cheon, berkata, awalnya tentara Korut yang desersi itu tidak menerima tembakan dari rekannya.

Namun, 90 menit kemudian, militer Korsel mulai memuntahkan peluru dari senapan mesin K-3 sebanyak 20 kali.

Tembakan itu sebagai peringatan karena Korsel melihat sebagian pasukan perbatasan Korut menginjakkan kaki di zona demiliterisasi.

Baca juga: Tentara Korut Ditembak Ketika Membelot ke Korsel Lewat Kawasan Wisata

Pyonyang membalas tembakan itu dua kali. Namun, tidak dilaporkan adanya peluru yang mengenai tentara perbatasan Korsel.

Jae Cheon menyatakan, keselamatan tentara yang membelot itu dijamin pihaknya.

"Saat ini, tentara tersebut tengah diinterogasi untuk memastikan motif desersinya. Apakah dia ditunggangi dinas rahasia tertentu," kata Jae Cheon dilansir Sky News.

Insiden ini berselang sebulan setelah seorang desertir militer Korut, Oh Chong Song, melarikan diri ke Korsel via kawasan wisata Panmunjom, 13 November lalu.

Desertir berusia 24 tahun tersebut ditembaki 40 kali oleh rekannya dengan lima peluru bersarang di tubuhnya.

Chong Song kini dinyatakan pulih oleh dokter setelah menjalani serangkaian operasi.

Kementerian Unifikasi menyatakan, kasus desersi yang dilakukan pada Kamis menjadi yang keempat sepanjang 2017.

Selain Chong Song, kementerian melansir ada dua warga Korut yang mendayung rakit berusaha mencapai daratan Korsel.

Sejak Perang Korea berakhir, tercatat adalah 30.000 warga Korut yang berbondong-bondong melarikan diri ke Korsel.

Baca juga: Menstruasi Terhenti dan Perkosaan Jadi Kondisi Tentara Perempuan Korut

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Sky,Yonhap,AFP
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com