Kompas.com - 20/12/2017, 16:42 WIB
|
EditorArdi Priyatno Utomo

Keluarga Tamimi diketahui adalah aktivis yang menentang pendudukan militer Israel di Tepi Barat.

Di kediamannya, sebuah foto yang memperlihatkan Tamimi saat kecil menggigit tangan seorang tentara yang akan menangkap seorang saudara laki-lakinya menjadi citra simbolis.

Sebelumnya, salah seorang anggota keluarga lainnya, Mohammed Tamimi (14), koma dan dirawat di rumah sakit setelah terkena peluru karet yang ditembakkan tentara Israel.

Baca juga : Terkena Peluru Karet Polisi Israel, Remaja Palestina Koma

Sejumlah menteri Israel mengecam keras tindakan yang dilakukan keluarga Tamimi. Menhan Avigdor Liberman menyatakan bahwa mereka bakal dihukum setimpal.

"Semua terlibat. Tidak hanya remaja itu. Namun juga keluarga dan orang di sekitar mereka," tutur Liberman dikutip The Jerusalem Post.

Sedangkan Menteri Pendidikan Naftali Bennett berujar bahwa Ahed seharusnya dihukum seumur hidup atas perbuatannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.