Kompas.com - 20/12/2017, 15:53 WIB
Empat peluru kendali mengudara di sebuah kawasan gurun yang tak disebutkan di Iran. Foto ini diperoleh dari divisi publikasi Garda Revolusi, Sepah News. SEPAH NEWS/ AFP PHOTOEmpat peluru kendali mengudara di sebuah kawasan gurun yang tak disebutkan di Iran. Foto ini diperoleh dari divisi publikasi Garda Revolusi, Sepah News.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

TEHERAN, KOMPAS.com - Iran membantah tudingan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley, bahwa mereka memasok rudal balistik ke kelompok pemberontak Houthi di Yaman.

Melalui jurubicara Kemenlu, Bahram Ghasemi, Iran menyatakan tidak memiliki hubungan apapun dengan Houthi.

"Tuduhan bahwa Iran menyuplai senjata ke sejumlah grup berbahaya Timur Tengah dengan tegas kami bantah," kata Ghasemi seperti dikutip kantor berita AFP Rabu (20/12/2017).

Ghasemi menjelaskan, dia tidak bisa memahami mengapa Haley dan koalisi yang dipimpin Arab Saudi bisa membuat tuduhan seperti itu.

Baca juga : Rudal Houthi yang Ditembakkan ke Saudi Punya Ciri Khas Iran

Padahal, Yaman saat ini telah diblokir oleh koalisi pasca-gagalnya serangan rudal yang dilalukan Houthi untuk menargetkan bandara.

"Jangankan mengirim senjata, bantuan kemanusiaan pun tidak bisa disalurkan ke sana," papar Ghasemi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Haley menyebut bahwa Teheran sengaja memasok persenjataan kepada Houthi.

Pernyataannya keluar setelah sistem pertahanan udara Saudi menghancurkan rudal yang ditembakkan dengan target istana Raja Salman.

Haley menyebut, rudal yang ditembakkan Houthi memiliki kemiripan dengan senjata yang diproduksi oleh Iran.

Sementara jurubicara koalisi mengatakan dengan mantap bahwa Iran mendukung kelompok pemberontak yang ada di Timur Tengah.

"Fakta adanya penggunaan senjata buatan Iran oleh teroris, termasuk Houthi, menjadi ancaman tidak hanya di kawasan, namun juga global," tutur jurubicara tersebut.

Baca juga : Saudi Hancurkan Rudal Houthi yang Incar Kediaman Raja Salman



Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.